Kapolres Belitung Timur Berpamitan Tinggalkan Pesan Pers Adalah Keluarga Selamanya
BELITUNG TIMUR ,DNID.co.id – Menjelang berakhirnya masa tugas sebagai Kapolres Belitung Timur, AKBP Indra Feri Dalimunthe memilih menutup pengabdiannya dengan mengunjungi Sekretariat Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Belitung Timur, Jumat (10/7/2026). Kunjungan itu menjadi penegasan bahwa hubungan Polri dan insan pers dibangun bukan sekadar untuk kepentingan publikasi, tetapi sebagai kemitraan yang dijaga hingga akhir masa jabatan.
Didampingi Wakapolres Belitung Timur Kompol Deddy Nuary bersama para pejabat utama Polres, AKBP Indra Feri disambut Ketua Pokja Wartawan Belitung Timur Suherman Fuad beserta anggota. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi momen perpisahan sebelum tongkat komando Polres Belitung Timur berganti.
Dalam sambutannya, AKBP Indra Feri menegaskan bahwa Pokja Wartawan Belitung Timur memiliki arti penting selama dirinya memimpin institusi kepolisian di daerah tersebut. Ia mengaku sengaja mengakhiri masa tugas dengan kembali bersilaturahmi ke sekretariat wartawan, tempat yang juga pertama kali dikunjunginya saat mulai menjabat.
“Pokja Wartawan Belitung Timur merupakan keluarga bagi saya. Saat pertama menjabat saya bersilaturahmi ke sini, dan ketika mengakhiri jabatan sebagai Kapolres Belitung Timur saya kembali bersilaturahmi ke sini. Rekan-rekan Pokja Wartawan sudah saya anggap keluarga dan saya berharap silaturahmi ini tetap terjalin,” tegas AKBP Indra Feri.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa komunikasi antara Polres Belitung Timur dan media selama ini tidak hanya berfokus pada penyebarluasan informasi kepolisian. Hubungan itu juga dibangun melalui kepercayaan, keterbukaan informasi, serta saling menghormati dalam menjalankan fungsi masing-masing demi memenuhi kebutuhan informasi masyarakat.
Ketua Pokja Wartawan Belitung Timur, Suherman Fuad, memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan AKBP Indra Feri yang dinilai mampu membangun komunikasi terbuka dengan insan pers.
Menurutnya, sinergi tersebut menjadi modal penting dalam menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang kepada publik.
“Kami sangat berterima kasih kepada beliau. Selama ini beliau cukup bersinergi dengan kawan-kawan media. Mudah-mudahan di tempat tugas yang baru beliau tetap amanah. Harapan saya, di mana pun beliau bertugas, hubungan antara wartawan dan kepolisian tetap terjalin dengan baik. Saya ucapkan terima kasih,” ujar Suherman.
Silaturahmi itu menjadi penutup perjalanan AKBP Indra Feri sebagai Kapolres Belitung Timur sekaligus meninggalkan pesan bahwa kemitraan strategis antara Polri dan media harus tetap terpelihara, terlepas dari pergantian kepemimpinan. Di tengah tingginya kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang kredibel, hubungan profesional yang dilandasi kepercayaan dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga transparansi, memperkuat kontrol sosial, dan meningkatkan pelayanan publik.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Kapolres Belitung Timur Berpamitan Tinggalkan Pesan Pers Adalah Keluarga Selamanya
JUMAT, 10 JULI 2026
BELITUNG TIMUR ,DNID.co.id – Menjelang berakhirnya masa tugas sebagai Kapolres Belitung Timur, AKBP Indra Feri Dalimunthe memilih menutup pengabdiannya dengan mengunjungi Sekretariat Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Belitung Timur, Jumat (10/7/2026). Kunjungan itu menjadi penegasan bahwa hubungan Polri dan insan pers dibangun bukan sekadar untuk kepentingan publikasi, tetapi sebagai kemitraan yang dijaga hingga akhir masa jabatan.
Didampingi Wakapolres Belitung Timur Kompol Deddy Nuary bersama para pejabat utama Polres, AKBP Indra Feri disambut Ketua Pokja Wartawan Belitung Timur Suherman Fuad beserta anggota. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi momen perpisahan sebelum tongkat komando Polres Belitung Timur berganti.
Dalam sambutannya, AKBP Indra Feri menegaskan bahwa Pokja Wartawan Belitung Timur memiliki arti penting selama dirinya memimpin institusi kepolisian di daerah tersebut. Ia mengaku sengaja mengakhiri masa tugas dengan kembali bersilaturahmi ke sekretariat wartawan, tempat yang juga pertama kali dikunjunginya saat mulai menjabat.
"Pokja Wartawan Belitung Timur merupakan keluarga bagi saya. Saat pertama menjabat saya bersilaturahmi ke sini, dan ketika mengakhiri jabatan sebagai Kapolres Belitung Timur saya kembali bersilaturahmi ke sini. Rekan-rekan Pokja Wartawan sudah saya anggap keluarga dan saya berharap silaturahmi ini tetap terjalin," tegas AKBP Indra Feri.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa komunikasi antara Polres Belitung Timur dan media selama ini tidak hanya berfokus pada penyebarluasan informasi kepolisian. Hubungan itu juga dibangun melalui kepercayaan, keterbukaan informasi, serta saling menghormati dalam menjalankan fungsi masing-masing demi memenuhi kebutuhan informasi masyarakat.
Ketua Pokja Wartawan Belitung Timur, Suherman Fuad, memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan AKBP Indra Feri yang dinilai mampu membangun komunikasi terbuka dengan insan pers.
Menurutnya, sinergi tersebut menjadi modal penting dalam menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang kepada publik.
"Kami sangat berterima kasih kepada beliau. Selama ini beliau cukup bersinergi dengan kawan-kawan media. Mudah-mudahan di tempat tugas yang baru beliau tetap amanah. Harapan saya, di mana pun beliau bertugas, hubungan antara wartawan dan kepolisian tetap terjalin dengan baik. Saya ucapkan terima kasih," ujar Suherman.
Silaturahmi itu menjadi penutup perjalanan AKBP Indra Feri sebagai Kapolres Belitung Timur sekaligus meninggalkan pesan bahwa kemitraan strategis antara Polri dan media harus tetap terpelihara, terlepas dari pergantian kepemimpinan. Di tengah tingginya kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang kredibel, hubungan profesional yang dilandasi kepercayaan dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga transparansi, memperkuat kontrol sosial, dan meningkatkan pelayanan publik.