18.426 Siswa di Bone Terima Seragam Gratis, Bupati: Jangan Sampai Baju Baru, Ilmunya Tidak Baru
Bone, DNID.co.id – Sebanyak 18.426 siswa baru jenjang SD dan SMP di Kabupaten Bone menerima seragam Sekolah gratis pada hari pertama Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026).
Bersamaan dengan itu, Pemerintah Kabupaten Bone juga meluncurkan GAAS BerAmal (Gerakan Galakkan Aksi Ambil Sampah Bersih, Asri, Mandiri, Aman, dan Lestari) sebagai gerakan membangun budaya peduli lingkungan di sekolah.
Penyerahan seragam dilakukan langsung oleh Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, di Halaman Rumah Jabatan Bupati Bone.
Disamping itu program ini merupakan bagian dari Program BerAmal yang bertujuan membantu meringankan beban orang tua sekaligus mendorong pemerataan akses Pendidikan.
“Tahun ini ada 18.426 seragam yang kami bagikan, terdiri dari 11.026 untuk siswa SD dan 7.400 untuk siswa SMP,” kata Bupati.
Seragam tersebut dibagikan serentak kepada peserta didik baru di 681 SD dan 131 SMP di seluruh Kabupaten Bone.
Pada penyerahan simbolis, sebanyak 300 siswa hadir sebagai perwakilan, terdiri dari 133 siswa SD dan 167 siswa SMP.
Bupati mengatakan program ini telah memasuki tahun kedua dan menjadi salah satu bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat.
Menurutnya, bantuan seragam bukan sekadar mengurangi biaya sekolah, tetapi juga memberi kesempatan yang sama kepada setiap anak untuk memulai pendidikan dengan lebih percaya diri.
“Kami ingin orang tua tidak lagi terbebani membeli seragam. Uang yang ada bisa digunakan membeli buku, alat tulis, atau kebutuhan belajar lainnya,” ujarnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Bone ini mengingatkan seluruh jajaran Dinas Pendidikan, pengawas, kepala sekolah, hingga guru agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran.
“Anggaran yang digunakan cukup besar, sehingga harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Kepada para siswa, Bupati berpesan agar menjaga seragam yang diterima karena bantuan tersebut berasal dari uang rakyat melalui pajak.
“Rawat baik-baik seragam ini. Jadikan sebagai penyemangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” pesannya.
Dia juga mengingatkan bahwa keberhasilan program ini tidak diukur dari banyaknya seragam yang dibagikan, melainkan dari prestasi yang diraih para siswa.
“Jangan sampai dikasih baju baru, ilmunya tidak baru,” ucap Andi Asman yang disambut tepuk tangan peserta.
Selain itu di kesempatan yang saman Bupati juga memotivasi para pelajar agar tidak mudah menyerah.
“Tidak ada yang mustahil kalau mau belajar dan terus berusaha. Tetap rendah hati, terus tingkatkan kemampuan, dan biarkan prestasi yang berbicara,” katanya.
Bupati Andi Asman, meminta para guru memberikan pelayanan pendidikan secara adil tanpa membedakan latar belakang siswa.
Kemudian Orang tua juga diminta terus membangun komunikasi dengan sekolah agar perkembangan anak dapat dipantau bersama.
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Bone meluncurkan GAAS BerAmal sebagai gerakan membangun kebiasaan hidup bersih di lingkungan sekolah.
Menurut Bupati, persoalan sampah harus diselesaikan dengan mengubah kebiasaan masyarakat.
“Kita ingin meniru budaya di Jepang. Kalau belum ada tempat sampah, bawa pulang sampahnya. Setiap orang harus bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkannya,” ujarnya.
Ia menambahkan, sampah juga bisa memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik sehingga tidak hanya menjadi limbah.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Bone, Baharuddin, mengatakan pembagian seragam gratis dan peluncuran GAAS BerAmal merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membentuk karakter peserta didik.
“Melalui program ini kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan sejak di bangku sekolah sehingga Bone menjadi daerah yang lebih bersih, sehat, dan nyaman,” kata Baharuddin.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
18.426 Siswa di Bone Terima Seragam Gratis, Bupati: Jangan Sampai Baju Baru, Ilmunya Tidak Baru
SENIN, 13 JULI 2026
Bone, DNID.co.id – Sebanyak 18.426 siswa baru jenjang SD dan SMP di Kabupaten Bone menerima seragam sekolah gratis pada hari pertama Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026).
Bersamaan dengan itu, Pemerintah Kabupaten Bone juga meluncurkan GAAS BerAmal (Gerakan Galakkan Aksi Ambil Sampah Bersih, Asri, Mandiri, Aman, dan Lestari) sebagai gerakan membangun budaya peduli lingkungan di sekolah.
Penyerahan seragam dilakukan langsung oleh Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, di Halaman Rumah Jabatan Bupati Bone.
Disamping itu program ini merupakan bagian dari Program BerAmal yang bertujuan membantu meringankan beban orang tua sekaligus mendorong pemerataan akses pendidikan.
"Tahun ini ada 18.426 seragam yang kami bagikan, terdiri dari 11.026 untuk siswa SD dan 7.400 untuk siswa SMP," kata Bupati.
Seragam tersebut dibagikan serentak kepada peserta didik baru di 681 SD dan 131 SMP di seluruh Kabupaten Bone.
Pada penyerahan simbolis, sebanyak 300 siswa hadir sebagai perwakilan, terdiri dari 133 siswa SD dan 167 siswa SMP.
Bupati mengatakan program ini telah memasuki tahun kedua dan menjadi salah satu bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat.
Menurutnya, bantuan seragam bukan sekadar mengurangi biaya sekolah, tetapi juga memberi kesempatan yang sama kepada setiap anak untuk memulai pendidikan dengan lebih percaya diri.
"Kami ingin orang tua tidak lagi terbebani membeli seragam. Uang yang ada bisa digunakan membeli buku, alat tulis, atau kebutuhan belajar lainnya," ujarnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Bone ini mengingatkan seluruh jajaran Dinas Pendidikan, pengawas, kepala sekolah, hingga guru agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran.
"Anggaran yang digunakan cukup besar, sehingga harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.
Kepada para siswa, Bupati berpesan agar menjaga seragam yang diterima karena bantuan tersebut berasal dari uang rakyat melalui pajak.
"Rawat baik-baik seragam ini. Jadikan sebagai penyemangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita," pesannya.
Dia juga mengingatkan bahwa keberhasilan program ini tidak diukur dari banyaknya seragam yang dibagikan, melainkan dari prestasi yang diraih para siswa.
"Jangan sampai dikasih baju baru, ilmunya tidak baru," ucap Andi Asman yang disambut tepuk tangan peserta.
Selain itu di kesempatan yang saman Bupati juga memotivasi para pelajar agar tidak mudah menyerah.
"Tidak ada yang mustahil kalau mau belajar dan terus berusaha. Tetap rendah hati, terus tingkatkan kemampuan, dan biarkan prestasi yang berbicara," katanya.
Bupati Andi Asman, meminta para guru memberikan pelayanan pendidikan secara adil tanpa membedakan latar belakang siswa.
Kemudian Orang tua juga diminta terus membangun komunikasi dengan sekolah agar perkembangan anak dapat dipantau bersama.
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Bone meluncurkan GAAS BerAmal sebagai gerakan membangun kebiasaan hidup bersih di lingkungan sekolah.
Menurut Bupati, persoalan sampah harus diselesaikan dengan mengubah kebiasaan masyarakat.
"Kita ingin meniru budaya di Jepang. Kalau belum ada tempat sampah, bawa pulang sampahnya. Setiap orang harus bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkannya," ujarnya.
Ia menambahkan, sampah juga bisa memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik sehingga tidak hanya menjadi limbah.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Bone, Baharuddin, mengatakan pembagian seragam gratis dan peluncuran GAAS BerAmal merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membentuk karakter peserta didik.
"Melalui program ini kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan sejak di bangku sekolah sehingga Bone menjadi daerah yang lebih bersih, sehat, dan nyaman," kata Baharuddin.