Pemkab Gowa Perkuat Statistik Sektoral, Targetkan Nilai IPS Optimal Lewat EPSS 2025

Gowa,DNID.co.id — Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DiskominfoSP) terus memperkuat kualitas pengelolaan data melalui pelaksanaan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) tahun 2025 yang berlangsung di Peace Room Kantor Bupati Gowa, Senin (13/7/2026).

Kepala Dinas Kominfo SP Kabupaten Gowa, Emy Pratiwi Luthfy mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) agar organisasi perangkat daerah (OPD) mampu menyediakan data statistik yang berkualitas, baik untuk kebutuhan internal pemerintah maupun masyarakat.

“Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan data sektoral yang dihasilkan setiap OPD semakin berkualitas, akurat, dan sesuai kaidah statistik. Melalui kegiatan ini kita dapat melihat bagaimana proses pengelolaan data, mulai dari mekanisme pengumpulan hingga publikasi. Tentunya harapan kita data yang dihasilkan semakin akurat, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Menurut Emy, kehadiran BPS Kabupaten Barru sebagai tim penilai memberikan banyak masukan yang konstruktif bagi seluruh perangkat daerah. Masukan tersebut dinilai menjadi acuan dalam menyempurnakan tata kelola data statistik sektoral di Kabupaten Gowa.

Ia juga mengapresiasi partisipasi seluruh OPD yang menjadi lokus penilaian karena dapat menyaksikan langsung proses evaluasi serta memahami berbagai koreksi dan rekomendasi yang disampaikan tim penilai.

“Kami sangat mengapresiasi dinas-dinas yang hadir. Mereka bisa langsung mendengarkan masukan dari tim penilai sehingga mengetahui apa saja yang perlu dilengkapi untuk meningkatkan kualitas data yang dimiliki,” katanya didampingi Sekretaris Dinas KominfoSP Kabupaten Gowa, Widiah Restuti Hasan.

Sementara itu, Fungsional Statistik Muda BPS Kabupaten Gowa sekaligus Penanggung Jawab EPSS, Muh Chalik Mawardi mengatakan, pembinaan statistik sektoral bertujuan memastikan pengelolaan dan penyediaan data di setiap OPD telah memenuhi standar yang ditetapkan sehingga menghasilkan data yang akurat dan berkualitas.

“Melalui pembinaan ini, kami mendorong OPD agar lebih optimal dalam mengelola dan menyediakan data statistik. Jika pengelolaannya sudah sesuai standar, maka kualitas data yang dihasilkan juga akan semakin baik,” ujarnya.

Muh Chalik menambahkan, nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) memiliki peran penting karena menjadi salah satu indikator yang digunakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) dalam menilai penyelenggaraan dan pembinaan statistik sektoral di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa.

“Melalui evaluasi ini, diharapkan budaya penyelenggaraan statistik yang berkualitas semakin meningkat sehingga mampu mendukung penyusunan kebijakan pemerintah yang berbasis data dan tepat sasaran, ” jelasnya.

Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, yakni luring dan daring, dengan menghadirkan perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gowa, Bappeda Kabupaten Gowa, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi lokus penilaian, seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial. Turut hadir pula Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Pariwisata yang dipersiapkan sebagai lokus penilaian pada tahun berikutnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 14 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Pemkab Gowa

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus
Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan
Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 19:55 WITA

Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Kamis, 17 September 2026 - 15:50 WITA

Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan

Kamis, 17 September 2026 - 13:26 WITA

Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WITA

Kapolres Bulukumba Lantik Kompol H. Haedar Muis sebagai Kapolsek Gantarang

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA