Hari Pembukaan Beautiful Malino Terlewati, Statusnya di KEN 2026 Masih Jadi Tanda Tanya

Gowa, dnid.co.id – Hari ini, Kamis (16/7/2026), kawasan wisata Malino seharusnya dipadati wisatawan yang mengikuti rangkaian Beautiful Malino 2026. Namun, festival yang telah ditetapkan sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 itu dipastikan tidak berlangsung setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memutuskan menundanya dengan alasan infrastruktur menuju lokasi acara belum rampung.

Sebelumnya, jadwal Beautiful Malino juga sempat berubah dari 10–12 Juli 2026, sebagaimana tercantum dalam Katalog Kharisma Event Nusantara 2026 yang diterbitkan Kementerian Pariwisata, menjadi 16–18 Juli 2026, sebelum akhirnya kembali ditunda.

Penundaan tersebut menjadi sorotan karena Beautiful Malino bukan sekadar agenda wisata tahunan daerah. Festival ini telah ditetapkan sebagai salah satu dari 125 event terbaik di Indonesia yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 berdasarkan Keputusan Menteri Pariwisata RI Nomor SK/2/HK.01.02/MP/2026.

Dalam Katalog Kharisma Event Nusantara 2026, Beautiful Malino dipromosikan sebagai festival yang menawarkan perpaduan panorama pegunungan, hutan pinus, dan hamparan bunga Malino dengan pertunjukan seni budaya, kuliner khas, produk UMKM kreatif, serta berbagai aktivitas wisata seperti fun run, bersepeda, camping, konser musik, hingga pameran bunga.

Festival ini diproyeksikan menjadi salah satu daya tarik wisata Sulawesi Selatan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Meski telah masuk dalam kalender event nasional, Pemkab Gowa pada 7 Juli 2026 mengumumkan penundaan Beautiful Malino melalui Surat Pemberitahuan Nomor 500.13.2.5/974/Disparbud. Dalam surat tersebut dijelaskan, penundaan dilakukan karena perbaikan infrastruktur menuju lokasi acara masih dalam tahap pengerjaan.

Hingga hari yang seharusnya menjadi pembukaan festival, Pemkab Gowa belum mengumumkan jadwal baru pelaksanaan Beautiful Malino.

Di tengah belum adanya kepastian jadwal, muncul pertanyaan mengenai status Beautiful Malino sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara 2026. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi apakah penundaan tersebut telah dikoordinasikan dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, maupun apakah perubahan jadwal itu akan memengaruhi status Beautiful Malino sebagai salah satu event dalam kalender nasional.

Pataka Eja telah menyampaikan permintaan konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Ary Mahdin Asfari, terkait status Beautiful Malino sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, koordinasi dengan Kementerian Pariwisata, serta kepastian jadwal baru pelaksanaan festival.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, permintaan konfirmasi tersebut belum mendapat tanggapan.

Belum adanya penjelasan dari pemerintah daerah membuat status Beautiful Malino sebagai salah satu dari 125 event terbaik di Indonesia masih menyisakan tanda tanya. Publik kini tidak hanya menunggu kepastian jadwal baru penyelenggaraan festival, tetapi juga kejelasan apakah Beautiful Malino tetap berstatus sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 atau terdapat konsekuensi atas penundaan yang dilakukan menjelang pelaksanaannya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 16 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus
Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan
Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 19:55 WITA

Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Kamis, 17 September 2026 - 15:50 WITA

Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan

Kamis, 17 September 2026 - 13:26 WITA

Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WITA

Kapolres Bulukumba Lantik Kompol H. Haedar Muis sebagai Kapolsek Gantarang

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA