Semarak Lintas Alam Merah Putih Dorong Generasi Muda Peduli Alam

SUNGAILIAT, DNID.co.id — Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui seremoni. Di Bukit Pinteir, Kabupaten Bangka, generasi muda diajak mengisi momentum kemerdekaan dengan kegiatan yang menyatukan nasionalisme, kepedulian lingkungan, serta kemampuan menghadapi risiko di alam terbuka.

Pesan itu mengemuka dalam Semarak Lintas Alam Merah Putih 2026 yang digelar Selasa (18/8/2026). Kegiatan tersebut dirancang bukan sekadar perjalanan lintas alam, tetapi menjadi ruang edukasi bagi peserta, khususnya anak muda dan pendaki, agar memahami pentingnya menjaga ekosistem sekaligus memiliki pengetahuan dasar keselamatan saat berada di kawasan perbukitan maupun pegunungan.

Ketua Pelaksana Semarak Lintas Alam Merah Putih 2026, Muhamad Syamsul Nasution, mengatakan kegiatan itu sengaja diarahkan pada pembentukan kesadaran dan kesiapsiagaan generasi muda.

“Acara ini kami adakan untuk memotivasi anak-anak muda, khususnya para pendaki, agar tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga memahami pentingnya menjaga lingkungan serta mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan dalam menghadapi kondisi darurat, termasuk mengantisipasi dan melakukan evakuasi apabila terjadi kecelakaan di bukit maupun gunung,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa persoalan keselamatan pendakian menjadi bagian penting dari kegiatan. Aktivitas di alam terbuka tidak hanya membutuhkan keberanian dan fisik, tetapi juga pengetahuan untuk membaca potensi bahaya, mengambil keputusan ketika terjadi keadaan darurat, hingga memahami langkah evakuasi.

Di sisi lain, kegiatan ini juga membawa pesan konservasi. Peserta didorong tidak menjadikan alam sekadar lokasi rekreasi, melainkan ruang yang harus dirawat dan dipertahankan keberlangsungannya.

Syamsul menegaskan kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda satu kali. Menurutnya, kesinambungan kegiatan menjadi penting agar edukasi mengenai lingkungan dan keselamatan dapat menjangkau lebih banyak generasi muda.

“Tentunya kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Kami berharap Semarak Lintas Alam Merah Putih dapat terus berlanjut dan menjadi agenda yang dilaksanakan kembali pada tahun-tahun berikutnya, dengan kegiatan yang semakin baik dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi generasi muda serta lingkungan,” tambahnya.

Peserta dari Green Leadership Indonesia, Ahmad Juliyanta, menilai lintas alam dapat menjadi sarana efektif untuk mempertemukan kepemudaan dengan gerakan lingkungan. Menurut dia, pengalaman langsung di alam dapat membangun kesadaran mengenai kebersihan, keanekaragaman hayati, solidaritas, hingga tanggung jawab bersama.

“Semarak Lintas Alam Merah Putih 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Semangat yang terbangun diharapkan dapat menjadi gerakan berkelanjutan untuk mendorong generasi muda Bangka Belitung agar semakin aktif dalam kegiatan konservasi, edukasi lingkungan, keselamatan di alam bebas, serta berbagai kegiatan positif lainnya,” tegasnya.

Semarak Lintas Alam Merah Putih 2026 akhirnya membawa pesan lebih besar dari sekadar perayaan kemerdekaan. Nasionalisme diterjemahkan ke dalam tindakan nyata: menjaga alam, meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat solidaritas, dan membangun generasi muda yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 19 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi
Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 22:31 WITA

Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan

Kamis, 17 September 2026 - 19:55 WITA

Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WITA

Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 18:30 WITA

Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA