Rekam Jejak Robinson Tallupadang di Dunia Intelijen, Pernah Ungkap Sindikat Passobis Sidrap hingga Dipercaya Jadi Danrem
Sebelum memimpin jajaran Korem 141/Toddopuli yang mencakup 23 kabupaten/kota, lulusan Akabri 2000 ini pernah memimpin pengungkapan jaringan dugaan penipuan daring di Sidrap saat menjabat Asintel Kasdam XIV/Hasanuddin.
Bone, DNID.co.id — Kolonel Inf Robinson Tallupadang memiliki pengalaman di bidang intelijen sebelum mendapat amanah sebagai Komandan Korem (Danrem) 141/Toddopuli.
Lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) tahun 2000 itu sebelumnya menjabat Asisten Intelijen (Asintel) Kasdam XIV/Hasanuddin.
Salah satu penugasan yang menjadi catatan dalam perjalanan kariernya terjadi pada April 2025. Saat itu, Robinson memimpin Tim Khusus Intelijen Kodam XIV/Hasanuddin mengungkap jaringan dugaan penipuan daring atau passobis di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Operasi tersebut mengamankan puluhan orang yang diduga terlibat dalam jaringan dengan peran berbeda. Mereka yang diamankan memiliki rentang usia 15 hingga 45 tahun.
Kasus itu mendapat perhatian karena salah seorang korban disebut berasal dari keluarga besar TNI dan mengalami kerugian sekitar Rp1,6 miliar.
Pengungkapan dilakukan setelah jajaran intelijen melakukan pengumpulan informasi dan pendalaman terhadap jaringan yang beroperasi di wilayah tersebut.
Setelah menyelesaikan tugas sebagai Asintel Kasdam XIV/Hasanuddin pada Agustus 2025, Robinson dipercaya menjabat Kepala Staf Korem (Kasrem) 141/Toddopuli.
Dari posisi tersebut, kariernya berlanjut hingga ia mendapat amanah sebagai Danrem 141/Toddopuli.
Pengalaman di bidang intelijen menjadi salah satu bagian dari perjalanan tugas Robinson sebelum menduduki jabatan tersebut.
Kini, perwira TNI AD tersebut menjalankan tanggung jawab sebagai pimpinan satuan kewilayahan dengan cakupan tugas yang luas.
Pengungkapan jaringan passobis di Sidrap merupakan bagian dari penugasan Robinson ketika masih berada di jajaran intelijen Kodam XIV/Hasanuddin.
Perjalanan dari Asintel Kasdam, kemudian Kasrem, hingga Danrem menjadi bagian dari karier Robinson Tallupadang di lingkungan TNI AD.
Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam menjalankan amanah barunya sebagai pimpinan kewilayahan dan membina satuan di bawah komandonya.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Rekam Jejak Robinson Tallupadang di Dunia Intelijen, Pernah Ungkap Sindikat Passobis Sidrap hingga Dipercaya Jadi Danrem
SABTU, 29 AGUSTUS 2026
Sebelum memimpin jajaran Korem 141/Toddopuli yang mencakup 23 kabupaten/kota, lulusan Akabri 2000 ini pernah memimpin pengungkapan jaringan dugaan penipuan daring di Sidrap saat menjabat Asintel Kasdam XIV/Hasanuddin.
Bone, DNID.co.id — Kolonel Inf Robinson Tallupadang memiliki pengalaman di bidang intelijen sebelum mendapat amanah sebagai Komandan Korem (Danrem) 141/Toddopuli.
Lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) tahun 2000 itu sebelumnya menjabat Asisten Intelijen (Asintel) Kasdam XIV/Hasanuddin.
Salah satu penugasan yang menjadi catatan dalam perjalanan kariernya terjadi pada April 2025. Saat itu, Robinson memimpin Tim Khusus Intelijen Kodam XIV/Hasanuddin mengungkap jaringan dugaan penipuan daring atau passobis di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Operasi tersebut mengamankan puluhan orang yang diduga terlibat dalam jaringan dengan peran berbeda. Mereka yang diamankan memiliki rentang usia 15 hingga 45 tahun.
Kasus itu mendapat perhatian karena salah seorang korban disebut berasal dari keluarga besar TNI dan mengalami kerugian sekitar Rp1,6 miliar.
Pengungkapan dilakukan setelah jajaran intelijen melakukan pengumpulan informasi dan pendalaman terhadap jaringan yang beroperasi di wilayah tersebut.
Setelah menyelesaikan tugas sebagai Asintel Kasdam XIV/Hasanuddin pada Agustus 2025, Robinson dipercaya menjabat Kepala Staf Korem (Kasrem) 141/Toddopuli.
Dari posisi tersebut, kariernya berlanjut hingga ia mendapat amanah sebagai Danrem 141/Toddopuli.
Pengalaman di bidang intelijen menjadi salah satu bagian dari perjalanan tugas Robinson sebelum menduduki jabatan tersebut.
Kini, perwira TNI AD tersebut menjalankan tanggung jawab sebagai pimpinan satuan kewilayahan dengan cakupan tugas yang luas.
Pengungkapan jaringan passobis di Sidrap merupakan bagian dari penugasan Robinson ketika masih berada di jajaran intelijen Kodam XIV/Hasanuddin.
Perjalanan dari Asintel Kasdam, kemudian Kasrem, hingga Danrem menjadi bagian dari karier Robinson Tallupadang di lingkungan TNI AD.
Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam menjalankan amanah barunya sebagai pimpinan kewilayahan dan membina satuan di bawah komandonya.