Pertama Kali di Bone, 26 Ribu Male Penuhi Lapangan Merdeka hingga Podium saat Maulid Akbar

26 ribu male dari ASN, OPD hingga masyarakat memenuhi Lapangan Merdeka Watampone dalam Maulid Akbar, menghadirkan tradisi, kreativitas, kebersamaan dan semangat berbagi.

Bone, DNID.co.id Lapangan Merdeka Watampone berubah menjadi lautan male. Sebanyak 26 ribu male hias memenuhi kawasan lapangan hingga area podium dalam Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW yang digelar Pemerintah Kabupaten Bone, Rabu (3/9/2026).

Jumlah tersebut menjadikan pelaksanaan Maulid tahun ini tampil berbeda. Untuk pertama kalinya, male dalam jumlah besar memenuhi Lapangan Merdeka hingga podium, menghadirkan pemandangan yang menjadi daya tarik utama bagi warga yang datang.

Puluhan ribu male itu berasal dari berbagai unsur, termasuk instansi, desa dan pegawai. Kreativitas peserta juga terlihat dari bentuk male yang tidak lagi sebatas rangkaian telur, tetapi dibuat menyerupai masjid, perahu hingga miniatur gedung perkantoran.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, turut memantau langsung persiapan Maulid Akbar tersebut di Lapangan Merdeka Watampone.

Menurut Andi Asman, kemeriahan Maulid tidak hanya ditujukan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang bagi ASN untuk berbagi sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Memang sengaja kita buat perayaan Maulid ini lebih semarak sebagai upaya berbagi dengan sesama,” ujar Andi Asman.»

Bupati Andi Asman menyebut keterlibatan ASN dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial.

“Hari ini salah satu cara ASN bersedekah dan menggerakkan ekonomi,” katanya.

Menurutnya, pembuatan puluhan ribu male juga menciptakan perputaran ekonomi. Berbagai kebutuhan untuk membuat hiasan tersebut dibeli dari masyarakat, mulai dari telur, beras ketan, aksesori hingga kebutuhan konsumsi lainnya.

“Dengan kehadiran puluhan ribu male, tentu tidak sedikit yang bergerak ekonominya. Ada telur, pecah belah, aksesori, beras ketan, snack, ayam, buah-buahan dan kebutuhan lainnya,” jelasnya.

Di tengah padatnya male yang memenuhi Lapangan Merdeka, kreativitas peserta menjadi perhatian tersendiri.

Setiap kelompok membawa kreasi dengan bentuk dan ornamen berbeda. Ada yang menyerupai masjid, perahu dan miniatur gedung perkantoran.

Bagi masyarakat Bone, male bukan sekadar hiasan Maulid. Tradisi ini menjadi bagian dari budaya yang terus hidup dan berkembang dalam setiap peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Andi Asman mengapresiasi kreativitas tersebut dan berharap tradisi male tetap dipertahankan.

“Saya melihat kreativitas masyarakat sangat luar biasa. Ada yang berbentuk masjid, perahu, bahkan miniatur kantor. Ini menunjukkan bahwa tradisi kita terus hidup dan berkembang. Mari kita jaga bersama sebagai warisan budaya Bone,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan agar kemeriahan Maulid tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

“Pasti kita melihat sejarah, momentum kelahiran Nabi. Kita mengenang perjuangan Nabi,” tuturnya.

Kemeriahan Maulid Akbar tidak hanya dirasakan jajaran pemerintah. Masyarakat umum juga ikut hadir dan menikmati suasana perayaan di Lapangan Merdeka.

Bagi warga, kehadiran puluhan ribu male memberikan pengalaman berbeda. Selain menyaksikan kemeriahan Maulid, sebagian warga juga membawa pulang male dan makanan yang dibagikan dalam kegiatan tersebut.

Seorang warga mengaku bersyukur dapat mengikuti Maulid Akbar tahun ini.

“Alhamdulillah, Maulid tahun ini luar biasa. Baru kali ini saya ikut Maulid Akbar seperti ini dan bisa bawa male pulang. Bukan cuma saya, anak saya juga dapat,” katanya

Selain itu Ia menyebut warga juga mendapatkan makanan dalam kegiatan tersebut.

“Selain male, ada juga nasi kotak dan kue dalam kotak. Kami sangat senang,” ujarnya.

Warga tersebut berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun.

“Kalau bisa setiap tahun Pak Bupati adakan seperti ini. Keren sekali. Ini yang pertama, Lapangan Merdeka penuh male sampai ke podium,” tuturnya.

Bupati Bone menilai besarnya keterlibatan masyarakat dalam Maulid Akbar turut memberikan dampak ekonomi.

Puluhan ribu male membutuhkan berbagai bahan dan perlengkapan. Kondisi tersebut membuat masyarakat yang menyediakan telur, beras ketan, makanan, aksesori dan kebutuhan lainnya ikut merasakan perputaran ekonomi dari kegiatan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Bone juga mengarahkan manfaat kegiatan kepada berbagai kelompok masyarakat, termasuk siswa Sekolah Rakyat, sopir, petugas kebersihan, cleaning service, asisten rumah tangga, warga miskin, penghuni pondok pesantren dan pelaku UMKM prasejahtera.

Dengan 26 ribu male yang memenuhi Lapangan Merdeka hingga podium, Maulid Akbar tahun ini bukan hanya menghadirkan kemeriahan visual.

Tradisi male menjadi titik temu antara peringatan keagamaan, kebudayaan, kepedulian sosial dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Lapangan Merdeka Watampone pun mencatat sebuah pemandangan yang belum pernah terjadi sebelumnya: puluhan ribu male memenuhi ruang terbuka hingga podium, menjadikan Maulid Akbar tahun ini salah satu perayaan yang paling semarak di Kabupaten Bone.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 3 September 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus
Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan
Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 19:55 WITA

Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Kamis, 17 September 2026 - 15:50 WITA

Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan

Kamis, 17 September 2026 - 13:26 WITA

Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WITA

Kapolres Bulukumba Lantik Kompol H. Haedar Muis sebagai Kapolsek Gantarang

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA