Kronologi Lestan Ardi: Dituntut Ganti Rugi ECU Rp40 Juta Hingga SIM Ditahan Perusahaan

JAKARTA,Dnid.co.id –Perjuangan panjang Lestan Ardi, aktivis pengemudi asal Manak, Bengkulu, akhirnya membuahkan hasil. Setelah sempat di-PHK sepihak dan mendapat tekanan dari manajemen, hak-hak Lestan sebagai pekerja PT. Satra Praba Perkasa, perusahaan penyedia jasa untuk PT. Trimitra Trans Persada atau B Log, dipenuhi.

Kasus ini bermula saat Lestan beristirahat dan sarapan setelah lebih dari 18 jam mengawasi muatan. Ia memarkir kendaraan di dekat pabrik tak jauh dari tempat tinggalnya. Sekitar 40 menit kemudian, berdasarkan rekaman CCTV, dua orang tak dikenal mencongkel pintu mobil dan mengambil ECU atau Electronic Control Unit

Saat kembali, Lestan mendapati kunci mobil terbuka dan ECU hilang. Ia langsung melapor ke polisi, namun terkendala karena tidak ada perwakilan perusahaan yang mendampingi.

Alih-alih mendapat perlindungan, Lestan justru dipanggil manajemen PT. Setra Praba Perkasa dan dipaksa menandatangani surat pernyataan bersedia mengganti rugi ECU senilai Rp40 juta. Ia juga mengaku mendapat ancaman “akan dihabisi” dari pihak eksternal yang diduga suruhan manajemen. SIM BII Umum, motor, STNK, dan BPKB miliknya ikut ditahan.

Merasa diperlakukan tidak manusiawi, Lestan yang merupakan anggota Asosiasi Pengemudi Seluruh Indonesia (APSI) melapor ke Sekjen APSI Holi Valentino. Laporan kemudian diteruskan ke Presiden APSI sekaligus Ketua Umum FSPSI Berdatu,

Abid Akbar Aziz Pawallang, yang akrab disapa Karaeng Akbar.

Melalui keterangan resmi nya , Karaeng Akbar memerintahkan Desti Erlian Pratiwi, S.Ne., SH, Pimpinan Kantor Hukum Pawallang and Brother Law Firm Cabang Bekasi sekaligus Devisi Hukum APSI, untuk mengirimkan somasi dan menempuh jalur bipartit. Karena tidak ada itikad baik dari perusahaan, kasus dilanjutkan ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi.

Upaya mediasi juga dilaksanakan di Kelurahan Sertajaya dan Kecamatan Cikarang Timur juga diabaikan perusahaan. Sekcam Cikarang Timur H. Aris Sadikin Asnawi, SE., MM bersama mediator Disnaker H. Murtado hadir, namun pihak PT. Setra Praba Perkasa tidak datang.

Di tengah proses hukum yang akan dilanjutkan ke Pengadilan Hubungan Industrial Bandung, terjadi titik terang. Dalam dialog dengan manajemen atas nama Iwan Kurniawan, PT. Setra Praba Perkasa akhirnya bersedia memenuhi hak Lestan sesuai UU Ketenagakerjaan. SIM, motor, STNK, dan BPKB dikembalikan, serta Lestan dibebaskan dari kewajiban membayar Rp40 juta.

“Kemenangan ini adalah kemenangan ke-1164 bagi pengemudi yang kami dampingi. Ini membuktikan martabat pengemudi setara dengan pekerja lain di Indonesia,” ujar Desti Erlian Pratiwi S.Ne SH yang merupakan pimpinan kantor hukum Pawallang And Brother Law Firm cabang Bekasi.Selasa (08/09/2026)

Sekjen APSI Holi Valentino menegaskan pentingnya pengemudi memahami hak-haknya. “Kesamaan hak pengemudi sesungguhnya setara dengan pekerja lain. Pemahaman UU Ketenagakerjaan harus dipahami seluruh sopir di Indonesia,” tegasnya.

Praktisi hukum Devinda Ummi Al-Asyroff., SH berharap tidak ada lagi intimidasi di tempat kerja yang merugikan perusahaan dan pekerja. Sementara Qori Amelia., SH menekankan pentingnya kepatuhan hukum agar hubungan industrial berjalan harmonis.

Dukungan juga datang dari Pandu Aprianto, Ketua PUK SPTI-KSPSI Transjakarta. “Keadilan bagi pengemudi wajib diperjuangkan agar tidak ada lagi kesewenang-wenangan,” katanya.

Karaeng Akbar menutup dengan menegaskan komitmen APSI. “Dengan terpenuhinya hak Lestan, hukum masih berdiri tegak. Kami akan terus mengutamakan adab dan akhlak yang baik agar pekerja sejahtera dan industri kondusif,” pungkasnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 9 September 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Porprov XVIII Resmi Dibuka, 5.000 Atlet dari 24 Daerah Serbu Bone, Gubernur Bawa Kejutan
Polresta Pangkalpinang Ajak Warga Perangi Narkoba, Masyarakat Diminta Aktif Laporkan Kejahatan
Jangan Sampai Nyasar dan Kena Macet di Pembukaan Porprov Hari Ini, Ini Jalur Rahasia yang Disiapkan
Jumat Berkah Rumpi Cafe: Sinergi TNI-Polri, Jurnalis dan Pemuda Jaga Makassar Tetap Aman
Hijaukan Wilayah Gowa, TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa Tanam 500 Pohon di Kalaserena
Sinergi Tanpa Batas! Rumpi Cafe Gandeng TNI/Polri dan Jurnalis serta pemuda masyarakat Jaga Makassar Tetap Aman Sekaligus Gelar Jumat Berkah
Resmikan Sekretariat “Rumah Besar”, IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online
Hidupkan Green Policing, IPDA Agus Fardiansyah Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 22:32 WITA

Porprov XVIII Resmi Dibuka, 5.000 Atlet dari 24 Daerah Serbu Bone, Gubernur Bawa Kejutan

Sabtu, 7 November 2026 - 13:45 WITA

Polresta Pangkalpinang Ajak Warga Perangi Narkoba, Masyarakat Diminta Aktif Laporkan Kejahatan

Sabtu, 7 November 2026 - 08:13 WITA

Jangan Sampai Nyasar dan Kena Macet di Pembukaan Porprov Hari Ini, Ini Jalur Rahasia yang Disiapkan

Sabtu, 7 November 2026 - 01:43 WITA

Jumat Berkah Rumpi Cafe: Sinergi TNI-Polri, Jurnalis dan Pemuda Jaga Makassar Tetap Aman

Jumat, 6 November 2026 - 22:11 WITA

Hijaukan Wilayah Gowa, TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa Tanam 500 Pohon di Kalaserena

Jumat, 6 November 2026 - 22:02 WITA

Sinergi Tanpa Batas! Rumpi Cafe Gandeng TNI/Polri dan Jurnalis serta pemuda masyarakat Jaga Makassar Tetap Aman Sekaligus Gelar Jumat Berkah

Jumat, 6 November 2026 - 21:19 WITA

Resmikan Sekretariat “Rumah Besar”, IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

Jumat, 6 November 2026 - 13:18 WITA

Hidupkan Green Policing, IPDA Agus Fardiansyah Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Berita Terbaru