Wabup Bone AAP Larang Bawa Masalah Desa ke Hukum, Kedepankan Pembinaan Dulu

Di hadapan kepala desa dan bendahara se-Bone, Wabup tekankan 3 kunci. Regulasi, ekonomi, dan SDM. Soroti pentingnya transparansi APBDes

Bone, DNID.co.id Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin meminta kepala desa dan bendahara se-Kabupaten Bone mengutamakan transparansi dan integritas dalam mengelola pemerintahan. Ia juga meminta pembinaan dikedepankan sebelum setiap persoalan desa dibawa ke ranah hukum.

Hal itu disampaikan AAP saat membuka Seminar Eksklusif Desa di Aula Lamellong Dinas Pendidikan Bone, Sabtu (12/9/2026).

AAP menyebut desa adalah “ujung tombak pemerintahan” karena langsung bersentuhan dengan warga.

Menurutnya ada 3 hal yang harus dikuatkan. Pertama, penguatan regulasi. Kedua, penguatan ekonomi desa. Ketiga, peningkatan kualitas SDM aparatur.

“Desa tidak cukup bicara anggaran. Ini soal regulasi, ekonomi, dan SDM,” kata AAP.

Soal regulasi, ia meminta Dana Desa yang bersumber dari pusat direncanakan, dilaksanakan, dan dipertanggungjawabkan secara terbuka.

“Kita ingin Dana Desa betul-betul manfaat,” ujarnya.

Untuk ekonomi, AAP mendorong desa tidak hanya bergantung pada transfer pemerintah. Setiap desa diminta mengelola potensi lokal seperti pertanian, perikanan, pariwisata.

Dia juga mendorong optimalisasi BUMDes dan Koperasi Merah Putih.

“Kalau ekonominya tumbuh, masyarakat bergerak, maka desa akan semakin kuat,” katanya.

Pada aspek SDM, AAP menegaskan kepala desa, perangkat, hingga bendahara wajib paham tupoksi dan tata kelola keuangan.

“Jangan sampai ada kepala desa atau bendahara tidak paham apa yang harus dilakukan. Pemerintahan desa harus dikelola orang yang mau belajar dan mau dibina,” tegasnya.

Poin yang paling disorot AAP adalah soal penegakan. Ia meminta Inspektorat dan pihak terkait mengedepankan pembinaan, pengawasan, dan pendampingan.

“Kalau ada kekeliruan, mari kita bina dulu. Jangan sedikit-sedikit langsung dibawa ke ranah hukum,” katanya.

Namun ia menegaskan pembinaan bukan berarti toleransi penyimpangan. Jika pelanggaran berat dan tidak ada iktikad baik, maka proses hukum tetap jalan.

Narasumber lain, Dewan Pakar Dr. Aksi Hamzah, menyorot transparansi APBDes. Ia menilai transparansi bukan sekadar pengumuman di papan.

“Yang penting perencanaan, realisasi, dan kondisi lapangan benar-benar sesuai,” ujarnya.

Aksi juga menyinggung penguatan karakter aparatur melalui nilai sipakatau, sipakalebbi, sipakainge dan muatan lokal Pangadereng.

Dalam sambutannya AAP juga menyebut kondisi ekonomi Bone dan PAD menunjukkan tren positif. Tingkat kepatuhan pembayaran PBB di desa disebut sudah mencapai 95%.

“Ujung dari semua ini bukan laporan yang bagus, tapi masyarakat yang merasakan hasilnya,” tutupnya.

Seminar ini digelar Lembaga Kajian Pancasila Lapatau Matanna Tikka bersama Forum Gerakan Pancasila. Pesertanya kepala desa dan bendahara se-Kabupaten Bone. Hadir juga narasumber dari Inspektorat Bone, akademisi, dan praktisi hukum.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 12 September 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi
Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 22:31 WITA

Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan

Kamis, 17 September 2026 - 19:55 WITA

Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WITA

Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 18:30 WITA

Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA