Tak Tunggu Lama, Andi Habibie Jalankan Instruksi Bupati Bone Atasi Sampah Bajoe

Puluhan personel gabungan dikerahkan membersihkan pesisir Bajoe, Pemkab Bone juga menyiapkan bank sampah dan TPS 3R sebagai solusi jangka panjang.

 

Bone, DNID.co.id – Persoalan sampah yang menumpuk di kawasan tanggul dan pesisir Bajoe kini mulai ditangani secara serius.

Pemerintah Kabupaten Bone bergerak cepat dengan mengerahkan personel gabungan untuk membersihkan kawasan yang selama ini menjadi sorotan warga karena dipenuhi sampah.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, yang meminta agar persoalan kebersihan di wilayah Kampung Bajo dan pesisir Bajoe segera mendapat penanganan.

Menjalankan instruksi itu, Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie, turun langsung memimpin aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan pantai dan tanggul Bajoe, Rabu (17/6/2026).

Puluhan personel dari berbagai instansi tampak bergotong royong mengangkut sampah yang berserakan di sepanjang garis tanggul.

Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah kecamatan, aparat desa dan kelurahan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup, unsur TNI-Polri, hingga masyarakat setempat.

Andi Habibie mengatakan, kegiatan itu bukan sekadar membersihkan sampah yang terlihat di permukaan, tetapi menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menata kawasan pesisir agar lebih bersih dan nyaman bagi masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kita bersama-sama melaksanakan aksi kebersihan lingkungan. Ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bapak Bupati Bone agar persoalan sampah, khususnya di Kampung Bajo dan area tanggul Bajoe, segera diantisipasi dan ditangani,” kata Andi Habibie.

Menurutnya, perhatian Bupati Bone terhadap kebersihan lingkungan menjadi dorongan bagi seluruh perangkat pemerintah untuk bergerak cepat menyelesaikan persoalan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Andi Habibie menilai, kawasan pesisir Bajoe membutuhkan penanganan yang berkelanjutan karena menjadi salah satu titik yang rentan mengalami penumpukan sampah, terutama saat cuaca dan arus laut membawa sampah ke tepian pantai.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bone tidak hanya fokus pada kegiatan pembersihan, tetapi juga mulai menyiapkan langkah jangka panjang agar persoalan serupa tidak terus berulang.

“Kami akan mencoba membangun bank sampah. Kemudian sesuai instruksi pimpinan, TPS 3R juga akan ditempatkan di Bajoe. Harapannya sampah bisa dikelola lebih baik dan tidak lagi menumpuk di kawasan pesisir,” jelasnya.

Program bank sampah dan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) tersebut diharapkan menjadi solusi permanen dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Andi Habibie juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam aksi tersebut. Menurutnya, keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan tidak akan tercapai tanpa kerja sama antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Bajoe agar membuang sampah di tempat yang semestinya. Sampah bukan hanya urusan pemerintah, tetapi urusan kita semua. Kalau kesadaran bersama tidak ada, maka masalah ini tidak akan selesai hanya dengan mengandalkan pemerintah,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Bone berharap gerakan kebersihan yang dimulai dari Bajoe dapat menjadi contoh bagi wilayah lain untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Dengan dukungan masyarakat, kawasan pesisir yang selama ini menjadi titik penumpukan sampah diharapkan berubah menjadi lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan tertata.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 17 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya
Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 November 2026 - 00:52 WITA

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:25 WITA

Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya

Senin, 2 November 2026 - 14:29 WITA

Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Senin, 2 November 2026 - 10:00 WITA

Cegah Penyalahgunaan Narkotika, Polda Sulsel Tegaskan Larangan Penggunaan Vape bagi Seluruh Personel

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA