Tudang Sipulung Pemuda Sulapa Eppa Toro Hidupkan Kembali Tradisi Kebersamaan
Tudang Sipulung menjadi ruang silaturahmi warga sekaligus menghidupkan kembali tradisi dan kreativitas pemuda di tengah perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Bone, DNID.co.id — Suasana kebersamaan warga Lingkungan Balakang, Kelurahan Toro, Kecamatan Tanete Riattang Timur, terasa semarak saat Tudang Sipulung yang digelar dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi warga, pemuda dan tokoh masyarakat untuk kembali berkumpul, bersilaturahmi sekaligus menjaga tradisi kebersamaan yang mulai jarang ditemui di tengah kehidupan masyarakat yang semakin modern.
Suasana kebersamaan warga Lingkungan Balakang, Kelurahan Toro, Kecamatan Tanete Riattang Timur, saat Tudang Sipulung
Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie, yang hadir dalam kegiatan itu mengapresiasi peran pemuda dalam menggerakkan kegiatan sosial dan budaya di lingkungan masyarakat.
Menurutnya, tradisi Tudang Sipulung memiliki nilai penting karena tidak hanya mempertemukan warga, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk membicarakan kepentingan lingkungan secara bersama-sama.
«“Kegiatan seperti ini sangat positif. Selain mempererat tali persaudaraan, ini juga bentuk nyata partisipasi pemuda dalam menjaga kondusifitas wilayah,” ujar Andi Habibie.»
Kegiatan yang digelar Kerukunan Keluarga Besar Pemuda Sulapa Eppa tersebut turut dihadiri Kapolsek Tanete Riattang AKP H. Budiawan, Lurah Toro Rosmiati HL, Anggota Komisi IV DPRD Bone A. Muh. Salam Lilo, tokoh masyarakat, pemuda dan warga setempat.
Turut hadir Ketua Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Kabupaten Bone Dr. H. Andi Singkeru Rukka, Komisaris PT Diksi Media Grup (Diksiku.com) Wahyunang, Bhabinkamtibmas Kelurahan Toro Aiptu Muhammad Aras Patarai, serta sanggar seni Batara Art.
Anggota DPRD Bone, A. Muh. Salam Lilo, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal.
Dia berharap semangat kebersamaan yang terbangun tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus berkembang dalam kehidupan masyarakat.
Pesan serupa disampaikan Kapolsek Tanete Riattang AKP H. Budiawan. Ia mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan dengan mengedepankan komunikasi, pendekatan humanis dan semangat kekeluargaan.
Wahyunang menilai kegiatan tersebut memiliki nilai tersendiri karena turut menghidupkan kembali tradisi Malam Kesenian yang mulai jarang digelar.
“Ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan menampilkan kreativitas. Kami berharap kegiatan ini terus dikembangkan,” katanya.
Semarak kegiatan sebelumnya diisi berbagai lomba keagamaan dan permainan tradisional. Anak-anak, pemuda hingga ibu-ibu PKK ikut terlibat sebelum kegiatan memasuki acara utama Tudang Sipulung.
Kegiatan tersebut digagas Ketua Umum Pemuda Sulapa Eppa, Muh. Syahril Budiman dengan Asril Kandi sebagai ketua panitia.
Asril mengatakan kegiatan itu diharapkan menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk terlibat dalam kehidupan bermasyarakat sekaligus memperkuat hubungan antarwarga.
Rangkaian acara kemudian ditutup dalam suasana penuh keakraban. Semangat kebersamaan dan pelestarian budaya menjadi pesan utama yang dibawa dari kegiatan Tudang Sipulung tersebut.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Tudang Sipulung Pemuda Sulapa Eppa Toro Hidupkan Kembali Tradisi Kebersamaan
MINGGU, 23 AGUSTUS 2026
Tudang Sipulung menjadi ruang silaturahmi warga sekaligus menghidupkan kembali tradisi dan kreativitas pemuda di tengah perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Bone, DNID.co.id — Suasana kebersamaan warga Lingkungan Balakang, Kelurahan Toro, Kecamatan Tanete Riattang Timur, terasa semarak saat Tudang Sipulung yang digelar dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi warga, pemuda dan tokoh masyarakat untuk kembali berkumpul, bersilaturahmi sekaligus menjaga tradisi kebersamaan yang mulai jarang ditemui di tengah kehidupan masyarakat yang semakin modern.
Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie, yang hadir dalam kegiatan itu mengapresiasi peran pemuda dalam menggerakkan kegiatan sosial dan budaya di lingkungan masyarakat.
Menurutnya, tradisi Tudang Sipulung memiliki nilai penting karena tidak hanya mempertemukan warga, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk membicarakan kepentingan lingkungan secara bersama-sama.
«“Kegiatan seperti ini sangat positif. Selain mempererat tali persaudaraan, ini juga bentuk nyata partisipasi pemuda dalam menjaga kondusifitas wilayah,” ujar Andi Habibie.»
Kegiatan yang digelar Kerukunan Keluarga Besar Pemuda Sulapa Eppa tersebut turut dihadiri Kapolsek Tanete Riattang AKP H. Budiawan, Lurah Toro Rosmiati HL, Anggota Komisi IV DPRD Bone A. Muh. Salam Lilo, tokoh masyarakat, pemuda dan warga setempat.
Turut hadir Ketua Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Kabupaten Bone Dr. H. Andi Singkeru Rukka, Komisaris PT Diksi Media Grup (Diksiku.com) Wahyunang, Bhabinkamtibmas Kelurahan Toro Aiptu Muhammad Aras Patarai, serta sanggar seni Batara Art.
Anggota DPRD Bone, A. Muh. Salam Lilo, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal.
Dia berharap semangat kebersamaan yang terbangun tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus berkembang dalam kehidupan masyarakat.
Pesan serupa disampaikan Kapolsek Tanete Riattang AKP H. Budiawan. Ia mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan dengan mengedepankan komunikasi, pendekatan humanis dan semangat kekeluargaan.
Wahyunang menilai kegiatan tersebut memiliki nilai tersendiri karena turut menghidupkan kembali tradisi Malam Kesenian yang mulai jarang digelar.
“Ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan menampilkan kreativitas. Kami berharap kegiatan ini terus dikembangkan,” katanya.
Semarak kegiatan sebelumnya diisi berbagai lomba keagamaan dan permainan tradisional. Anak-anak, pemuda hingga ibu-ibu PKK ikut terlibat sebelum kegiatan memasuki acara utama Tudang Sipulung.
Kegiatan tersebut digagas Ketua Umum Pemuda Sulapa Eppa, Muh. Syahril Budiman dengan Asril Kandi sebagai ketua panitia.
Asril mengatakan kegiatan itu diharapkan menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk terlibat dalam kehidupan bermasyarakat sekaligus memperkuat hubungan antarwarga.
Rangkaian acara kemudian ditutup dalam suasana penuh keakraban. Semangat kebersamaan dan pelestarian budaya menjadi pesan utama yang dibawa dari kegiatan Tudang Sipulung tersebut.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.