32 Tim Berebut Gelar, Sinergi Polisi Menguat Mini Soccer Polda Babel Perkuat Sinergi Satker
PANGKALPINANG, DNID.co.id — Sebanyak 32 tim dari satuan kerja (satker) dan polres jajaran Polda Bangka Belitung ambil bagian dalam turnamen mini soccer yang digelar Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Babel. Kompetisi yang berlangsung selama sembilan hari itu resmi dibuka Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T Sihombing di Lapangan Bhayangkara Polda Bangka Belitung, Rabu (9/9/2026).
Turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Namun, bagi jajaran Polda Babel, agenda ini tidak sekadar berburu gelar juara. Di balik kompetisi olahraga, terdapat misi memperkuat hubungan antarsatker, menjaga kebugaran personel, sekaligus membangun komunikasi yang lebih solid di lingkungan kepolisian.
Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T Sihombing menilai kegiatan olahraga memiliki peran penting dalam mendukung kesiapan personel menjalankan tugas. Menurutnya, kondisi fisik yang prima menjadi salah satu modal penting dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian.
“Saya yakin dan percaya Ditlantas mengadakan kompetisi ini untuk lebih membina kembali hubungan antar satker yang kita miliki, memperkuat hubungan kita dengan masyarakat, sekaligus menjaga stamina dan kualitas diri agar pelaksanaan tugas kita didukung fisik jasmani yang kuat,” ungkap Viktor.
Pesan Kapolda tersebut memperlihatkan bahwa turnamen tidak ditempatkan semata sebagai kegiatan seremonial dalam rangka HUT Lalu Lintas. Kompetisi justru diarahkan menjadi ruang membangun kembali interaksi dan soliditas internal, sekaligus menjaga kesiapan fisik personel.
Di sisi lain, Viktor memberi perhatian khusus terhadap persoalan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan pertandingan. Ia meminta seluruh pemain maupun perangkat pertandingan memahami regulasi secara jelas sejak awal untuk mencegah munculnya persoalan selama kompetisi.
“Yang paling terpenting menghadapi setiap kompetisi adalah bagaimana kita mampu menjalankan kompetisi sesuai dengan aturan yang sudah dibuat. Semua pemain dan wasit harus mengikuti aturan tersebut,” tegasnya.
Penekanan tersebut menjadi penting karena persaingan melibatkan puluhan tim dari berbagai satker dan polres jajaran. Menurut Viktor, semangat kompetisi tidak boleh menggeser tujuan utama kegiatan, yakni membangun sportivitas dan mempererat silaturahmi.
Ia pun meminta seluruh peserta menjaga sikap selama pertandingan berlangsung. Kompetisi harus menjadi ruang memperkuat komunikasi, bukan justru memunculkan konflik akibat persaingan di lapangan.
Pembukaan turnamen turut dihadiri Wakapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Murry Mirranda, para pejabat utama Polda Babel, panitia, wasit, serta seluruh peserta turnamen mini soccer.
Dengan durasi pertandingan selama sembilan hari, ajang ini kini tidak hanya mempertarungkan kemampuan masing-masing tim, tetapi juga menguji sejauh mana semangat sportivitas, kedisiplinan, dan soliditas mampu dijaga hingga kompetisi berakhir.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
32 Tim Berebut Gelar, Sinergi Polisi Menguat Mini Soccer Polda Babel Perkuat Sinergi Satker
JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026
PANGKALPINANG, DNID.co.id — Sebanyak 32 tim dari satuan kerja (satker) dan polres jajaran Polda Bangka Belitung ambil bagian dalam turnamen mini soccer yang digelar Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Babel. Kompetisi yang berlangsung selama sembilan hari itu resmi dibuka Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T Sihombing di Lapangan Bhayangkara Polda Bangka Belitung, Rabu (9/9/2026).
Turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Namun, bagi jajaran Polda Babel, agenda ini tidak sekadar berburu gelar juara. Di balik kompetisi olahraga, terdapat misi memperkuat hubungan antarsatker, menjaga kebugaran personel, sekaligus membangun komunikasi yang lebih solid di lingkungan kepolisian.
Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T Sihombing menilai kegiatan olahraga memiliki peran penting dalam mendukung kesiapan personel menjalankan tugas. Menurutnya, kondisi fisik yang prima menjadi salah satu modal penting dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian.
“Saya yakin dan percaya Ditlantas mengadakan kompetisi ini untuk lebih membina kembali hubungan antar satker yang kita miliki, memperkuat hubungan kita dengan masyarakat, sekaligus menjaga stamina dan kualitas diri agar pelaksanaan tugas kita didukung fisik jasmani yang kuat,” ungkap Viktor.
Pesan Kapolda tersebut memperlihatkan bahwa turnamen tidak ditempatkan semata sebagai kegiatan seremonial dalam rangka HUT Lalu Lintas. Kompetisi justru diarahkan menjadi ruang membangun kembali interaksi dan soliditas internal, sekaligus menjaga kesiapan fisik personel.
Di sisi lain, Viktor memberi perhatian khusus terhadap persoalan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan pertandingan. Ia meminta seluruh pemain maupun perangkat pertandingan memahami regulasi secara jelas sejak awal untuk mencegah munculnya persoalan selama kompetisi.
“Yang paling terpenting menghadapi setiap kompetisi adalah bagaimana kita mampu menjalankan kompetisi sesuai dengan aturan yang sudah dibuat. Semua pemain dan wasit harus mengikuti aturan tersebut,” tegasnya.
Penekanan tersebut menjadi penting karena persaingan melibatkan puluhan tim dari berbagai satker dan polres jajaran. Menurut Viktor, semangat kompetisi tidak boleh menggeser tujuan utama kegiatan, yakni membangun sportivitas dan mempererat silaturahmi.
Ia pun meminta seluruh peserta menjaga sikap selama pertandingan berlangsung. Kompetisi harus menjadi ruang memperkuat komunikasi, bukan justru memunculkan konflik akibat persaingan di lapangan.
Pembukaan turnamen turut dihadiri Wakapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Murry Mirranda, para pejabat utama Polda Babel, panitia, wasit, serta seluruh peserta turnamen mini soccer.
Dengan durasi pertandingan selama sembilan hari, ajang ini kini tidak hanya mempertarungkan kemampuan masing-masing tim, tetapi juga menguji sejauh mana semangat sportivitas, kedisiplinan, dan soliditas mampu dijaga hingga kompetisi berakhir.