Ditinggal Pemiliknya Kerja, Lima Rumah Warga di Bantaeng Ludes Terbakar
Bantaeng,DNID.co.id – Lima rumah warga di Kampung Beru, Desa Tombolo, Kecamatan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan ludes dilalap si jago merah.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 09.00 Wita, membuat warga setempat geger. Pasalnya, api dengan cepat melahap rumah tersebut hingga rata tanah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rumah panggung tersebut adalah milik Bulla, Bunko, Culli, Jabal, dan Nursia.
Saat kejadian kelima rumah dalam kondisi kosong. Para pemilik rumah dilaporkan sedang meninggalkan kediaman mereka untuk bekerja.
Api diduga pertama kali muncul dari salah satu rumah. Dalam waktu singkat, kobaran api kemudian merembet ke bangunan di sekitarnya hingga menyebabkan lima rumah ikut terbakar.
Besarnya kobaran api membuat warga sekitar berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dievakuasi. Namun, cepatnya api menjalar menyebabkan bangunan-bangunan tersebut akhirnya tidak dapat diselamatkan.
Warga juga menyebut proses pemadaman sempat terkendala karena armada pemadam kebakaran baru tiba setelah api membesar.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan cukup besar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan lima rumah warga tersebut.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Ditinggal Pemiliknya Kerja, Lima Rumah Warga di Bantaeng Ludes Terbakar
RABU, 16 SEPTEMBER 2026
Bantaeng,DNID.co.id – Lima rumah warga di Kampung Beru, Desa Tombolo, Kecamatan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan ludes dilalap si jago merah.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 09.00 Wita, membuat warga setempat geger. Pasalnya, api dengan cepat melahap rumah tersebut hingga rata tanah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rumah panggung tersebut adalah milik Bulla, Bunko, Culli, Jabal, dan Nursia.
Saat kejadian kelima rumah dalam kondisi kosong. Para pemilik rumah dilaporkan sedang meninggalkan kediaman mereka untuk bekerja.
Api diduga pertama kali muncul dari salah satu rumah. Dalam waktu singkat, kobaran api kemudian merembet ke bangunan di sekitarnya hingga menyebabkan lima rumah ikut terbakar.
Besarnya kobaran api membuat warga sekitar berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dievakuasi. Namun, cepatnya api menjalar menyebabkan bangunan-bangunan tersebut akhirnya tidak dapat diselamatkan.
Warga juga menyebut proses pemadaman sempat terkendala karena armada pemadam kebakaran baru tiba setelah api membesar.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan cukup besar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan lima rumah warga tersebut.