Ditikam Tetangga Sendiri, Petani 50 Tahun di Amali Tersungkur Bersimbah Darah
Ilustrasi suasana mencekam saat seorang pria diamankan usai insiden penikaman di wilayah Amali, Kabupaten Bone, pada malam hari.
BONE, DNID.co.id — Seorang petani berinisial JF (50) mengalami luka berat setelah ditikam tetangganya sendiri, WA (25), di Dusun Tabbae, Desa Benteng Tellue, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, Pada Minggu (22/2/2026) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penikaman terjadi secara tiba-tiba saat korban berada di depan rumahnya. Pelaku disebut langsung menghampiri dan menyerang tanpa didahului percakapan.
Kapolsek Amali, AKP Hasanuddin, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, pelaku menggunakan senjata tajam jenis badik saat melakukan penyerangan.
“Pelaku tiba-tiba menghampiri korban dan langsung melakukan penikaman tanpa percakapan. Dugaan awal, pelaku mengalami gangguan kejiwaan,” ungkapnya, Senin (23/2/2026).
Akibat serangan itu, korban mengalami luka tusuk di punggung kanan dan kiri, lengan kiri, serta luka di area mata sebelah kiri. Korban segera dilarikan ke RSUD Tenriawaru Bone untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Aparat gabungan Resmob Satreskrim Polres Bone bersama personel Polsek Amali bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku tidak lama setelah kejadian.
“Pelaku telah kami amankan di Mapolres Bone untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tegas Kapolsek
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Ditikam Tetangga Sendiri, Petani 50 Tahun di Amali Tersungkur Bersimbah Darah
SELASA, 24 FEBRUARI 2026
BONE, DNID.co.id — Seorang petani berinisial JF (50) mengalami luka berat setelah ditikam tetangganya sendiri, WA (25), di Dusun Tabbae, Desa Benteng Tellue, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, Pada Minggu (22/2/2026) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penikaman terjadi secara tiba-tiba saat korban berada di depan rumahnya. Pelaku disebut langsung menghampiri dan menyerang tanpa didahului percakapan.
Kapolsek Amali, AKP Hasanuddin, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, pelaku menggunakan senjata tajam jenis badik saat melakukan penyerangan.
“Pelaku tiba-tiba menghampiri korban dan langsung melakukan penikaman tanpa percakapan. Dugaan awal, pelaku mengalami gangguan kejiwaan,” ungkapnya, Senin (23/2/2026).
Akibat serangan itu, korban mengalami luka tusuk di punggung kanan dan kiri, lengan kiri, serta luka di area mata sebelah kiri. Korban segera dilarikan ke RSUD Tenriawaru Bone untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Aparat gabungan Resmob Satreskrim Polres Bone bersama personel Polsek Amali bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku tidak lama setelah kejadian.
“Pelaku telah kami amankan di Mapolres Bone untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tegas Kapolsek