Pj Bupati Jeneponto Ancam Akan Pecat PPPK Jika Berkinerja Buruk

Daily News Indonesia, Jeneponto – Pj Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri ancam pecat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) jika berkinerja buruk.

Hal ini diungkapkan Junaedi pasca pelantikan 287 orang PPPK yang digelar pada Selasa (3/4/2024) lalu.

“Kalau ada PPPK yang terlibat pungli saya pecat selama saya masih di sini,” ujarnya saat ditemui di Kantor Bupati, Jl Lanto Daeng Pasewang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sulsel, Jumat (5/4/2024).

PPPK yang dimaksud mencakup secara keseluruhan.

Baik dari instansi pendidikan, kesehatan maupun tenaga tekhnis di Lingkup Pemda Jeneponto.

“Saya masih ada delapan bulan menjabat, intinya mau PPPK lama atau baru dilantik saya akan putus kontrak lapor ke pusat,” tegasnya.

Ia melanjutkan, pemutusan kontrak kerja bukan tanpa alasan.

Sebab Junaedi ingin menjaga marwah dan harga diri PPPK selama dirinya masih bertugas di Jeneponto.

“Tiga poin yang saya tekankan ke mereka, yang pertama kinerja atau perfomance, kemudian integritas dan loyalitas, itu yang harus dijaga oleh mereka,” pintanya.

Disebutkan, integritas menjadi hal yang paling vital bagi seorang ASN.

Jika terbukti melanggar, maka ASN PPPK dapat diberhentikan dalam proses yang singkat.

“Kalau saya tidak mau lanjut tanda tangan kontrak tetap tidak bisa lanjut kerja walaupun namanya ada di pusat. Itumi bedanya kalau ASN (PNS) yang pertama teguran lisan kalau dia melanggar, kedua teguran tertulis satu, kemudian sanksi penurunan pangkat kalau itu pelanggaran disiplin biasa,” tuturnya.

“Kecuali pelanggaran disiplin berat bersentuhan langsung dengan kasus hukum, inkra kasus korupsi langsung di pecat,” sambungnya

“Sedangkan PPPK tidak memiliki kenaikan pangkat dan hanya berdasarkan beban kerja, makanya bisa langsung diputus kontrak,” pungkasnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 6 April 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita: Tribun Timur | Muh Agung Putra Pratama

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus
Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan
Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal
Berita ini 161 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 19:55 WITA

Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:32 WITA

Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Kamis, 17 September 2026 - 15:50 WITA

Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan

Kamis, 17 September 2026 - 13:26 WITA

Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA