KONI Makassar Tak Dapat Dana Hibah dari Pemkot di APBD 2025

Makassar, DNID.co.id – Pemkot Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), tidak mengalokasikan anggaran dana hibah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar tahun depan. Proposal yang sempat diajukan KONI Makassar belum didisposisi sampai penetapan APBD 2025.

“Kalo KONI tidak dapat karena tidak masuk di dalam RKPD (rencana kerja pemerintah daerah) atau rencana kerja. Jadi tidak masuk dalam renja (rencana kerja).

Zulkifli mengatakan, pihaknya mengacu pada Peraturan Wali Kota (Perwali) Makassar Nomor 23 tahun 2023 tentang Dana Bantuan Sosial dan Dana Hibah. Dalam aturan itu disebut hibah harus dimasukkan dalam renja.

“Semua hibah itu harus dimasukkan dulu ke dalam Renja sebelum kita membantu untuk membiaya. Ini khusus untuk KONI tidak masuk dalam renja dari Dispora itu,” tuturnya.

Menurut Zulkifli, KONI Makassar sudah mengajukan proposal pengajuan hibah untuk tahun depan. Namun proposal tersebut belum didisposisi Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto.

“Tetapi kita tidak bisa masukkan ke APBD karena belum ada kita terima disposisi dari pak wali kota, terkait yang masuk (dari KONI) hanya proposalnya kalau tidak salah. Karena perwalinya di situ harus dapat disposisi dari pak wali kota,” ucap Zulkifli.

Namun KONI Makassar masih berpotensi mendapatkan anggaran dari pemerintah tahun depan. Zulkifli mengatakan KONI Makassar bisa mengajukan permohonan ke Dispora Makassar meski sifatnya bukan hibah.

“Kan pada saat pembahasan di KUA PPAS solusinya adalah bisa langsung meminta penganggaran di Dispora tanpa melalui KONI atau tanpa melalui hibah KONI. Itukan bisa saja masukkan dalam program kegiatan Dispora,” jelasnya.

Simpan Gambar:

Senin, 9 Desember 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Mursalim Thahir

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita: Redaksi Sulawesi Selatan

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Suara Baru dari Desa Kareloe Jeneponto: Sosok Ikbal yang Siap Mengabdi di BPD periode 2026-2030
Poles-Poles Citra, Pemprov Sulsel Guyur Dana Miliaran ke Konten Kreator, DPRD Sebut Hasilnya ‘B Aja’
Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar
Andi Akmal Sidak Proyek Sekolah Rakyat, Debu dan Lumpur Jadi Ancaman Serius Warga
Buntunya Akses Informasi di Dinas PUPR Gowa, Hibah Rp3,4 M ke PDAM Kian Misterius
PDAM Gowa Klaim Tak Perlu Laporan Pertanggungjawaban, Akuntabilitas Hibah Rp3,4 M Kian Disorot
PKDN Sespimti Dikreg 35, Ajang Strategis Cetak Pemimpin Visioner Polri
Kerja Nyata Pendamping PKH Gowa, Pattallassang Dilirik Kemensos Jadi Kampung Sejahtera Pertama di Luar Jawa
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:00 WITA

Suara Baru dari Desa Kareloe Jeneponto: Sosok Ikbal yang Siap Mengabdi di BPD periode 2026-2030

Kamis, 16 April 2026 - 19:16 WITA

Poles-Poles Citra, Pemprov Sulsel Guyur Dana Miliaran ke Konten Kreator, DPRD Sebut Hasilnya ‘B Aja’

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WITA

Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar

Rabu, 15 April 2026 - 19:00 WITA

Andi Akmal Sidak Proyek Sekolah Rakyat, Debu dan Lumpur Jadi Ancaman Serius Warga

Rabu, 15 April 2026 - 15:13 WITA

Buntunya Akses Informasi di Dinas PUPR Gowa, Hibah Rp3,4 M ke PDAM Kian Misterius

Rabu, 15 April 2026 - 06:45 WITA

PDAM Gowa Klaim Tak Perlu Laporan Pertanggungjawaban, Akuntabilitas Hibah Rp3,4 M Kian Disorot

Senin, 13 April 2026 - 22:17 WITA

PKDN Sespimti Dikreg 35, Ajang Strategis Cetak Pemimpin Visioner Polri

Senin, 13 April 2026 - 21:23 WITA

Kerja Nyata Pendamping PKH Gowa, Pattallassang Dilirik Kemensos Jadi Kampung Sejahtera Pertama di Luar Jawa

Berita Terbaru