UIN Alauddin Makassar Terseret Kasus Peredaran Uang Palsu, Ini Tanggapan HIPMA Gowa UINAM

Berita Harian, DNID.co.id , Makassar – Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa (HIPMA) Gowa Komisariat UIN Alauddin Makassar, Riswandi, menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas terungkapnya dugaan kasus produksi dan peredaran uang palsu yang melibatkan oknum pegawai dan dosen UIN Alauddin Makassar.

Menurutnya, terungkapnya kasus tersebut tak hanya mencoreng nama baik UIN Alauddin Makassar dan citra pendidikan tinggi. Lebih dari itu juga telah mencoreng nama baik Kabupaten Gowa, sebab uang palsu diproduksi di Kampus II UIN Alauddin Makassar yang terletak di daerah Kabupaten Gowa.

“Kami menyesalkan tindakan yang sangat tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur kami. Kami tidak ingin nama baik daerah kita tercoreng oleh tindakan keji yang dilakukan oleh para oknum,” ujarnya.

Riswandi mengatakan bahwa kasus tersebut jelas meresahkan masyarakat, terlebih masyarakat Kabupaten Gowa yang dikenal dengan kekuatan adat dan budaya yang sangat dijunjung tinggi.

Lebih lanjut, mahasiswa Fakultas Sains & Teknologi tersebut berharap kejadian ini tidak terulang lagi dikemudian hari.

“Kita semua harus menjaga agar kejadian serupa tidak terulang dan memastikan bahwa lingkungan pendidikan di Kabupaten Gowa tetap menjadi tempat yang aman, penuh nilai moral, dan jauh dari segala bentuk praktik kriminal,” harapnya.

Sebagai penutup, Riswandi berharap kepada pihak kepolisian agar dapat menangani kasus peredaran uang palsu sesuai dengan hukum yang berlaku, transparan, agar dapat memberikan efek jera.

“Kami percaya, melalui penegakan hukum yang serius, kita dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Gowa,”tutupnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 18 Desember 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Renaldy Pratama

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita: Redaksi

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus
Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan
Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal
Berita ini 166 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 19:55 WITA

Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:32 WITA

Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Kamis, 17 September 2026 - 15:50 WITA

Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan

Kamis, 17 September 2026 - 13:26 WITA

Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA