Utang Pemkab Luwu Utara 2024 Rp263 miliar Terungkap Audit BPK RI, Bupati Siap Lunasi

Luwu Raya, DNID.co.id – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara mulai mengambil langkah konkret untuk melunasi utang daerah yang mencapai Rp263 miliar.

Hal ini terungkap dalam pertemuan antara Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, dan tim audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) perwakilan Sulawesi Selatan di Rumah Jabatan Bupati pada Minggu, 16 Maret 2025.

Menurut hasil audit BPK RI, total utang Pemkab Luwu Utara per 31 Desember 2024 mencapai Rp263 miliar. Jumlah ini mencakup berbagai kewajiban, termasuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), yang harus diselesaikan hingga 2027.

“(Dari total utang) sudah terbayarkan BPJS dan TPP baru Januari 2025 dibayarkan,” kata Bupati Andi Rahim melalui pesan WhatsApp, Senin (17/3/2025).

Bupati mengakui bahwa beban utang yang cukup besar ini membuat ruang fiskal daerah menjadi sempit dan berdampak pada fleksibilitas kebijakan strategis. Namun, pihaknya berkomitmen untuk tetap menjalankan visi-misi pembangunan daerah dengan menerapkan efisiensi anggaran.

“Saya sudah menegaskan kepada semua perangkat daerah terkait agar Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tidak lagi tertunggak, dan kami berkomitmen di tahun 2025 ini tidak ada lagi TPP yang tertunggak,” ujarnya.

Terkait dengan TPP tahun 2024 yang belum terbayarkan, Andi Rahim menyatakan bahwa pemerintah daerah masih menunggu fatwa dari BPK RI mengenai status TPP tersebut, apakah dianggap sebagai utang atau tidak.

“Untuk TPP bulan Januari 2025 sudah dibayarkan. Seharusnya sudah tiga bulan yang harus dibayar, namun saat ini baru satu bulan yang bisa kami realisasikan. Tapi, kami berusaha akan menyelesaikan pembayaran TPP tersebut dalam waktu dekat ini, termasuk pembayaran tenaga honorer,” jelasnya.

Selain TPP dan BPJS, Pemkab Luwu Utara juga mulai mengalokasikan anggaran untuk membayar kewajiban lainnya secara bertahap. Bupati Andi Rahim menegaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah ke depan harus lebih transparan dan efisien.

“Kami berupaya memastikan bahwa anggaran yang tersedia digunakan dengan sebaik mungkin. Pembayaran utang akan dilakukan sesuai dengan skala prioritas tanpa mengganggu program pembangunan yang sudah direncanakan,” tambahnya.

Dengan langkah-langkah yang telah diambil, diharapkan kondisi keuangan daerah semakin membaik.

“Pemkab Luwu Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dan efektivitas pengelolaan anggaran demi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Andi Rahim.

*** Mega/Yustus

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 17 Maret 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Megasari/Yustus

Editor: Admin

Sumber Berita: Redaksi Sulsel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus
Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan
Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal
Berita ini 226 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 19:55 WITA

Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:32 WITA

Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Kamis, 17 September 2026 - 15:50 WITA

Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan

Kamis, 17 September 2026 - 13:26 WITA

Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA