Laporan AMPJ Bergulir, Polres Jeneponto Periksa Pejabat Dinas Pertanian Terkait Proyek Mangkrak

Jeneponto, dnid.co.id – Laporan dugaan korupsi yang dilayangkan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda JENEPONTO (AMPJ) terhadap tiga proyek di bawah naungan Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto mulai ditindaklanjuti aparat penegak hukum. Satreskrim Polres Jeneponto kini resmi membuka tahap penyelidikan atas dugaan penyimpangan tersebut.

Kanit Tipidkor Polres Jeneponto, IPTU Nurhadi, SH., MH., membenarkan langkah itu saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Jumat (10/10/2025).

“Beberapa waktu lalu kami sudah turun langsung ke lokasi proyek yang dilaporkan. Selain itu, kami juga telah memanggil sejumlah pihak untuk dimintai klarifikasi, termasuk pejabat dari Dinas Pertanian,” ungkap Nurhadi.

Menurutnya, proses penyelidikan masih berjalan. Pihaknya tengah mengumpulkan data dan dokumen pendukung sebelum menentukan langkah lanjutan. “Kami masih tahap penyelidikan. Nanti, jika ada perkembangan signifikan, pasti kami sampaikan,” tambahnya.

Sebelumnya, AMPJ secara resmi melaporkan dugaan penyimpangan pada tiga proyek Dinas Pertanian Jeneponto yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan total nilai sekitar Rp1 miliar. Ketiga proyek tersebut meliputi pembangunan long storage, jalan tani, dan embung yang pelaksanaannya dilakukan melalui kelompok tani.

Ketua AMPJ, Rahmat Hidayat, SH., menyebut hasil investigasi lapangan menunjukkan kondisi memprihatinkan.

“Bangunan long storage terbengkalai, sebagian material berserakan dan tertutup semak. Jalan tani yang dibangun tanpa pondasi kini sudah rusak dan kembali rata dengan tanah. Sementara embung retak di sisi kiri dan kanan,” ujarnya.

Menurut Rahmat, proyek-proyek tersebut seharusnya mendukung produktivitas pertanian warga. Namun yang terjadi justru sebaliknya, bangunan mangkrak dan tak memberi manfaat.

“Anggaran satu miliar rupiah sudah dicairkan 100 persen, tapi hasilnya nol besar. Ini jelas menunjukkan adanya dugaan kuat penyimpangan dan praktik korupsi,” tegasnya.

AMPJ juga meminta aparat penegak hukum untuk memeriksa seluruh pejabat yang terlibat dalam proyek tersebut, mulai dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), hingga pihak pelaksana lapangan.

“Semua harus diperiksa agar publik tahu ke mana sebenarnya uang negara itu mengalir,” tambah Rahmat.

Ia menilai, praktik seperti ini mencederai prinsip pengelolaan keuangan negara yang diatur dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) serta melanggar ketentuan dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

“Ini bukan sekadar proyek gagal, tapi indikasi nyata adanya pelanggaran hukum. Kami harap Polres Jeneponto serius mengusut tuntas dugaan korupsi ini,” pungkasnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 10 Oktober 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Dito

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Berita ini 149 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA