Dewan Pers: Tempo Wajib Meminta Maaf kepada Aziz Wellang dalam 2 x 24 Jam

Makassar.DNID.co.id.–Dewan Pers memutuskan bahwa pemberitaan media daring tempo.co berjudul “Menteri Kehutanan Main Domino dengan Tersangka Pembalakan Liar” yang diunggah pada 6 September 2025 telah melanggar Kode Etik Jurnalistik karena memuat informasi yang tidak akurat.

Untuk itu tempo wajib meminta maaf kepada Aziz Wellang dalam waktu 2 x 24 jam.

Keputusan ini disampaikan melalui surat resmi Nomor 1554/DP/K/X/2025, yang ditandatangani oleh Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat.

Pengaduan tersebut diajukan oleh Muhammad Aziz Wellang melalui kuasa hukumnya dari Kantor Hukum Boer and Partners.

Latar Belakang Pengaduan

Aziz Wellang mengadukan berita Tempo karena menilai penyebutan dirinya sebagai “tersangka pembalakan liar” tidak sesuai dengan fakta hukum. Dalam aduannya, ia menyebut hal itu merupakan pembunuhan karakter dan pelanggaran HAM, sebab status tersangkanya telah gugur berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 13/Pid.Pra/2024/PN.Jkt.Pst.

Temuan Dewan Pers

Dewan Pers menemukan bahwa Tempo telah mengubah judul berita menjadi “Menteri Kehutanan Main Domino” dan menambahkan klarifikasi dari pihak Aziz Wellang dalam bentuk hak jawab.

Namun, Dewan Pers menilai bahwa penambahan catatan redaksi tersebut belum sepenuhnya memenuhi Pasal 10 Kode Etik Jurnalistik, karena tidak disertai permintaan maaf kepada pembaca dan pihak yang dirugikan.

Rekomendasi Dewan Pers

Dalam surat keputusannya, Dewan Pers menyampaikan tiga poin utama yaitu:

1. Tempo wajib menambahkan permintaan maaf kepada pengadu dan pembaca dalam penjelasan di akhir berita, paling lambat 2 x 24 jam setelah menerima surat keputusan.

2. Pengadu dapat melapor kembali jika Tempo tidak mematuhi rekomendasi tersebut.

3. ⁠Tempo wajib melaporkan bukti tindak lanjut kepada Dewan Pers paling lambat 7 x 24 jam setelah rekomendasi dilaksanakan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 11 Oktober 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Rilis Dewan Pers

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya
Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Berita ini 180 kali dibaca
Tags:

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 November 2026 - 00:52 WITA

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:25 WITA

Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya

Senin, 2 November 2026 - 14:29 WITA

Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Senin, 2 November 2026 - 10:00 WITA

Cegah Penyalahgunaan Narkotika, Polda Sulsel Tegaskan Larangan Penggunaan Vape bagi Seluruh Personel

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA