Wabup Rahmat Hidayat Menegaskan Kegiatan Mauluik Gadang Merupakan Momentum Bersejarah Bagi Padang Pariaman

Parik Malintang, DNID Sumbar – Setelah sukses digelar pada hari pertama, rangkaian kegiatan Padang Pariaman Mauluik Gadang kembali dilanjutkan dengan penuh semarak. Kegiatan hari kedua diawali dengan Tablig Akbar yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, di Masjid Raya IKK Parik Malintang. Tablig Akbar ini menghadirkan Prof. Dr. H. Duski Samad, M.Ag (Tuanku Mudo) sebagai penceramah utama.

Dalam berbagai hal, Rahmat Hidayat menegaskan bahwa kegiatan Mauluik Gadang tahun ini merupakan Momentum Bersejarah bagi Padang Pariaman.

“Kegiatan ini adalah peristiwa penting dan bersejarah, karena untuk pertama kalinya dalam sejarah, rangkaian Mauluik Gadang yang biasanya dilakukan secara sederhana di surau-surau nagari, kini kita kemas dalam bentuk festival budaya dan religi yang lebih besar, terbuka, dan inklusif untuk masyarakat luas,” ujar Rahmat.

Ia menambahkan bahwa meskipun dikemas dalam bentuk yang lebih besar, kegiatan ini tetap mempertahankan nilai-nilai sakral dan tradisi asli masyarakat Minangkabau.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Buya Duski Samad menyampaikan bahwa Mauluik merupakan tradisi luhur warisan ulama Piaman yang sarat makna spiritual.

“Tradisi ini kita selenggarakan setiap tahun untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui zikir dan shalawat. Semoga dengan ini, kita selalu mendapat syafaat beliau di Yaumil Akhir,” ungkapnya.

Siang harinya, acara dilanjutkan dengan Penerimaan Pinokopi dari berbagai Puskesmas, Kecamatan, dan Nagari di Padang Pariaman. Pinokopi merupakan hidangan khas yang disajikan dalam perayaan Maulid Nabi, melambangkan kebersamaan dan rasa syukur masyarakat.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, turut hadir menyaksikan langsung prosesi tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Puskesmas, Camat, dan Nagari yang telah berpartisipasi dan menghantarkan Pinokopi. Mari kita bersama-sama meramaikan Mauluik Gadang yang masih akan berlangsung hingga besok,” ujar Bupati.

Memasuki malam hari, suasana semakin khidmat dan meriah dengan penampilan Sholawat Dulang Grup Badai Tornado, dan Topang Singgalang seni khas Minangkabau yang memadukan dakwah dan nilai estetika budaya. Acara kemudian dilanjutkan dengan Makan Bajamba, sebagai simbol persaudaraan dan kesetaraan dalam adat Minang

Kegiatan hari kedua Mauluik Gadang ditutup dengan dua tradisi penuh makna, yakni Pembacaan Syarafal Anam dan Badikie. Syarafal Anam merupakan bacaan syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang berisi kisah kelahiran, keteladanan, serta kemuliaan akhlak beliau. Tradisi ini menjadi bentuk ekspresi cinta umat Islam kepada Rasulullah, sekaligus sarana memperdalam nilai-nilai keimanan.

Sementara itu, Badikie adalah seni tutur khas Minangkabau yang berisi kisah dan nasehat keagamaan melalui irama dan syair yang disampaikan secara bergantian oleh para tuanku atau guru surau. Tradisi ini bukan hanya sekedar hiburan, tetapi juga media dakwah yang telah diwariskan turun-temurun oleh ulama dan tokoh adat di ranah Minang.

Rangkaian kegiatan Mauluik Gadang Padang Pariaman masih akan berlanjut hingga besok, yang menjadi puncak acara dengan digelarnya Maarak Bungo Lado, maarak jamba, maarak lamang dan Badoncek serta penyerahan sedekah yang terkumpul. Rangkaian kegiatan ini akan menjadi penutup yang meriah, menampilkan kekayaan budaya serta semangat kebersamaan masyarakat Padang Pariaman dalam merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. (Kominfo)

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 19 Oktober 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Al Nahyan

Editor: Red Sumbar

Sumber Berita: Dinas Kominfo Padang Pariaman

Penanggung Jawab: Sang Bijuangsa

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus
Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan
Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 19:55 WITA

Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:32 WITA

Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Kamis, 17 September 2026 - 15:50 WITA

Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan

Kamis, 17 September 2026 - 13:26 WITA

Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA