Dari Sekolah ke Warga, Cara SMPN 5 Watampone Maknai Ramadhan
Guru dan siswa UPT SMPN 5 Watampone berfoto bersama usai menyiapkan paket sembako dalam kegiatan “Berbagi Bahagia Ramadhan”, sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus pembelajaran karakter bagi pelajar untuk menumbuhkan empati dan semangat berbagi kepada masyarakat sekitar.
Siswa, guru, dan staf UPT SMPN 5 Watampone berbagi paket sembako kepada warga sekitar sebagai pembelajaran nyata menanamkan empati, kepedulian sosial, dan rasa syukur di bulan suci Ramadhan.
BONE, DNID.co.id — Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan UPT SMPN 5 Watampone untuk menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para pelajar melalui kegiatan berbagi sembako kepada masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.
Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari program pembinaan karakter pelajar yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pendidikan moral dan sosial.
Melalui kegiatan ini, para siswa diajak memahami makna empati, rasa syukur, serta pentingnya berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.
Program berbagi ini melibatkan seluruh unsur sekolah, mulai dari guru, staf, hingga para pelajar. Mereka secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk dikumpulkan menjadi paket bantuan sembako yang kemudian disalurkan kepada warga di sekitar lingkungan sekolah.
Siswa UPT SMPN 5 Watampone menyerahkan paket sembako kepada salah seorang warga dalam kegiatan “Berbagi Bahagia Ramadhan”, sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus pembelajaran karakter bagi pelajar untuk menumbuhkan empati dan semangat berbagi di bulan suci.
Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi para siswa. Para pelajar tidak hanya terlibat dalam pengumpulan bantuan, tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam proses penyaluran kepada penerima manfaat.
Kepala UPT SMPN 5 Watampone, Hanatang, menegaskan bahwa kegiatan berbagi di bulan Ramadhan memiliki nilai pendidikan yang sangat penting dalam membentuk karakter pelajar.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya bertujuan mencerdaskan secara akademik, tetapi juga membangun akhlak dan kepedulian sosial.
“Melalui kegiatan berbagi di bulan Ramadhan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai keikhlasan, kepedulian sosial, serta rasa syukur kepada para pelajar. Pendidikan tidak hanya tentang akademik, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak yang mulia,” ujar Hanatang, Kamis (5/3/2026).
Hanatang menambahkan, keterlibatan langsung siswa dalam kegiatan sosial diharapkan dapat memberikan pengalaman nyata tentang arti berbagi.
Dengan demikian, para pelajar tidak hanya memahami konsep kepedulian secara teori, tetapi juga merasakannya melalui praktik langsung di tengah masyarakat.
Suasana kegiatan berlangsung penuh kebersamaan. Para siswa terlihat antusias saat menyerahkan paket sembako kepada warga penerima manfaat. Interaksi tersebut menghadirkan momen haru sekaligus kebahagiaan, baik bagi para pelajar maupun masyarakat yang menerima bantuan.
Semangat berbagi yang tercermin dalam kegiatan ini menjadi gambaran nilai-nilai Ramadhan sebagai bulan penuh kasih, kepedulian, dan solidaritas sosial.
Melalui kegiatan tersebut, UPT SMPN 5 Watampone berharap budaya berbagi dapat terus tumbuh di lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat sekitar.
Dengan demikian, keberadaan sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sosial di sekitarnya.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Dari Sekolah ke Warga, Cara SMPN 5 Watampone Maknai Ramadhan
JUMAT, 6 MARET 2026
Siswa, guru, dan staf UPT SMPN 5 Watampone berbagi paket sembako kepada warga sekitar sebagai pembelajaran nyata menanamkan empati, kepedulian sosial, dan rasa syukur di bulan suci Ramadhan.
BONE, DNID.co.id — Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan UPT SMPN 5 Watampone untuk menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para pelajar melalui kegiatan berbagi sembako kepada masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.
Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari program pembinaan karakter pelajar yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pendidikan moral dan sosial.
Melalui kegiatan ini, para siswa diajak memahami makna empati, rasa syukur, serta pentingnya berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.
Program berbagi ini melibatkan seluruh unsur sekolah, mulai dari guru, staf, hingga para pelajar. Mereka secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk dikumpulkan menjadi paket bantuan sembako yang kemudian disalurkan kepada warga di sekitar lingkungan sekolah.
Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi para siswa. Para pelajar tidak hanya terlibat dalam pengumpulan bantuan, tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam proses penyaluran kepada penerima manfaat.
Kepala UPT SMPN 5 Watampone, Hanatang, menegaskan bahwa kegiatan berbagi di bulan Ramadhan memiliki nilai pendidikan yang sangat penting dalam membentuk karakter pelajar.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya bertujuan mencerdaskan secara akademik, tetapi juga membangun akhlak dan kepedulian sosial.
“Melalui kegiatan berbagi di bulan Ramadhan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai keikhlasan, kepedulian sosial, serta rasa syukur kepada para pelajar. Pendidikan tidak hanya tentang akademik, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak yang mulia,” ujar Hanatang, Kamis (5/3/2026).
Hanatang menambahkan, keterlibatan langsung siswa dalam kegiatan sosial diharapkan dapat memberikan pengalaman nyata tentang arti berbagi.
Dengan demikian, para pelajar tidak hanya memahami konsep kepedulian secara teori, tetapi juga merasakannya melalui praktik langsung di tengah masyarakat.
Suasana kegiatan berlangsung penuh kebersamaan. Para siswa terlihat antusias saat menyerahkan paket sembako kepada warga penerima manfaat. Interaksi tersebut menghadirkan momen haru sekaligus kebahagiaan, baik bagi para pelajar maupun masyarakat yang menerima bantuan.
Semangat berbagi yang tercermin dalam kegiatan ini menjadi gambaran nilai-nilai Ramadhan sebagai bulan penuh kasih, kepedulian, dan solidaritas sosial.
Melalui kegiatan tersebut, UPT SMPN 5 Watampone berharap budaya berbagi dapat terus tumbuh di lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat sekitar.
Dengan demikian, keberadaan sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sosial di sekitarnya.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.