PMII Samarinda Desak Evaluasi Kinerja Gubernur Kaltim

DNID.co.id, Samarinda – Kritik terhadap kepemimpinan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali digaungkan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Samarinda melalui aksi mimbar pergerakan di Taman Samarinda. Kegiatan tersebut menjadi wadah mahasiswa menyampaikan keresahan atas berbagai persoalan daerah yang dinilai belum mendapat penanganan serius dari pemerintah.

Dalam aksi mimbar bebas itu, mahasiswa menyampaikan orasi terkait sejumlah persoalan yang dianggap terus berulang tanpa solusi nyata. PMII Samarinda menyoroti banjir tahunan, persoalan pendidikan, kerusakan infrastruktur jalan, hingga ketimpangan pembangunan yang dinilai semakin memperbesar ketidakadilan sosial di daerah.

“Kami menilai Gubernur Kaltim gagal menjalankan tanggung jawabnya secara maksimal. Janji politik yang tidak mampu di realisasikan, belum lagi masalah Kerusakan hutan, lubang tambang, serta masih banyak probrem lain menunjukkan lemahnya keseriusan dan keberpihakan kepada rakyat,” tegasnya. Zumardin, saat di wawancarai

Selain menyoroti persoalan pembangunan, PMII Samarinda juga menilai Gubernur Kalimantan Timur kurang responsif terhadap kritik yang berkembang di tengah masyarakat serta minim turun langsung ke lapangan.

“Pemimpin itu hadir untuk rakyat, bukan bersembunyi di balik laporan.” Sambungnya

PMII Samarinda dalam pernyataan sikapnya mendesak pemerintah provinsi melakukan evaluasi total terhadap kinerja jajaran pemerintahan serta menghadirkan langkah penyelesaian yang konkret, terukur, dan transparan.

“Kami tidak butuh retorika. Kami butuh tindakan nyata. Jika pemerintah gagal menjawab persoalan rakyat, maka PMII akan terus berdiri di garis depan untuk mengingatkan dan kami pastikan kami akan hadir di depan singgah sana gubernur Kaltim Timur dalam waktu dekat” tutupnya.

PMII Samarinda menegaskan bahwa gerakan tersebut akan terus dilakukan sebagai bentuk kontrol sosial hingga pemerintah menunjukkan keberpihakan nyata kepada masyarakat.*(ul)*

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 1 April 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung
Kasus BBM Belitung Memanas, Polisi Akhirnya Buka Suara
Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah
Polisi Hadir di Rumah Ibadah, Ini Pesan Kapolsek Tempilang kepada Jemaat
Peringati Milad, Yayasan Gema Amal Soleh Santuni 72 Anak Yatim di Papanggo
Aksi Damai Sumpah Pemuda, GRIB Jaya Sulsel Apresiasi Kinerja Intelijen Polda Sulsel
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WITA

Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung

Minggu, 1 November 2026 - 17:02 WITA

Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah

Minggu, 1 November 2026 - 14:53 WITA

Polisi Hadir di Rumah Ibadah, Ini Pesan Kapolsek Tempilang kepada Jemaat

Minggu, 1 November 2026 - 08:03 WITA

Peringati Milad, Yayasan Gema Amal Soleh Santuni 72 Anak Yatim di Papanggo

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:32 WITA

Aksi Damai Sumpah Pemuda, GRIB Jaya Sulsel Apresiasi Kinerja Intelijen Polda Sulsel

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:44 WITA

Peserta dari Berbagai Provinsi Mulai Serbu Batam, Rakernas III PJS Diikuti 250 Wartawan

Berita Terbaru

Peristiwa

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Senin, 2 Nov 2026 - 11:16 WITA