Diduga Keluarga Oknum Kembali Kuasai Solar Subsidi, J, R, dan L Jadi Sorotan di SPBU Cabalu

Kinerja Ditkrimsus Dipertanyakan, Terduga Pelansir yang Pernah Dipanggil Polda Disebut Kini Kembali Bebas Bermain Solar Subsidi dan Warga Juga Soroti Dugaan Kerja Sama dengan Pihak SPBU

Bone, DNID.co.id Nama terduga pelansir BBM subsidi berinisial J, R, dan L kembali menjadi sorotan masyarakat setelah aktivitas pengambilan solar menggunakan jerigen dalam jumlah besar kembali terlihat di SPBU Cabalu, Jalan Poros Kelurahan Polewali, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone.

Warga menilai aktivitas para terduga pelansir itu kembali berjalan terang-terangan meski sebelumnya sempat disebut dipanggil ke Polda Sulsel terkait dugaan distribusi BBM subsidi jenis solar.

Kondisi tersebut membuat masyarakat mulai mempertanyakan keseriusan dan kinerja Ditkrimsus Polda Sulsel dalam menangani dugaan permainan BBM subsidi di Bone.

“Ini yang dipertanyakan masyarakat, ada apa kok sudah dipanggil malah kembali bermain,” ungkap warga kepada media DNID.co.id, Jumat (16/5/2026).

Pantauan lansung media DNID.co.id di lokasi terlihat ratusan jerigen kembali berjejer di sekitar dispenser SPBU.

Salah satu pompa bahkan terlihat lebih fokus melayani pengisian jerigen dibanding kendaraan umum.

“Yang aktif kembali itu J, R, dan L. Yang dulu dipanggil ke Polda sekarang kembali ambil solar,” ungkap warga di lokasi.

Menurut warga, aktivitas pengambilan solar subsidi oleh ketiga nama tersebut sempat berkurang selama sekitar dua minggu. Namun kini mereka disebut kembali bebas mengambil BBM subsidi dalam jumlah besar tanpa hambatan berarti.

“Setelah sempat berhenti, sekarang kembali ramai. Nelayan dibatasi, tapi mereka bebas ambil,” kata warga.

Warga menyebut pengambilan solar oleh para terduga pelansir dilakukan hampir setiap hari menggunakan puluhan hingga ratusan jerigen.

“R kemarin hampir 100 jerigen isi 30 liter diambil. Itu hampir tiga ton,” ujar sumber.

Masyarakat juga mempertanyakan barcode subsidi yang digunakan karena dinilai tidak wajar jika mampu dipakai mengambil solar dalam jumlah besar setiap hari tanpa kehabisan kuota.

“Kalau barcode nelayan itu terbatas. Satu bulan paling sekitar satu ton. Tapi mereka seperti tidak pernah habis kuotanya,” katanya.

Warga menduga barcode kendaraan dikumpulkan lalu digunakan berulang kali untuk pengambilan solar subsidi.

“Kuat dugaan barcode mobil yang dipakai. Karena barcode mobil dua jam sudah aktif kembali. Itu barcode bentuk foto jadi tinggal discan lewat HP,” lanjutnya.

Selain jerigen, warga juga menyebut adanya mobil tangki rakitan yang ikut mengambil solar subsidi dalam jumlah ratusan liter di lokasi tersebut.

“Mobil tangki rakitan juga ambil di situ. Ratusan liter sekali masuk,” ujar warga.

Situasi ini berdampak langsung terhadap nelayan dan petani yang memiliki surat rekomendasi resmi namun justru kesulitan memperoleh BBM subsidi.

“Kalau tidak ada pelansir itu solar bisa sampai malam. Tapi sekarang cepat habis karena mereka yang diutamakan,” kata seorang petani.

Warga menilai aktivitas pengambilan solar subsidi dalam jumlah besar tersebut sulit terjadi tanpa adanya dugaan pembiaran atau kerja sama dari pihak tertentu.

“Diduga ada kerja sama sehingga mereka bisa lancar terus ambil solar tanpa kendala,” ungkap warga.

Kondisi ini membuat publik mempertanyakan apakah pemanggilan terhadap sejumlah nama sebelumnya hanya sebatas klarifikasi tanpa tindak lanjut yang memberi efek jera. Apalagi aktivitas pengambilan solar subsidi kini disebut kembali berlangsung terang-terangan.

Kini masyarakat menunggu langkah tegas dari Ditkrimsus Polda Sulsel dan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terhadap aktivitas J, R, dan L yang kembali disebut bebas mengambil solar subsidi meski sebelumnya telah dipanggil untuk klarifikasi.

“Masyarakat berharap jangan cuma dipanggil lalu selesai. Harus ada tindakan tegas, kalau tidak masyarakat akan menilai penanganan kasus ini hanya formalitas,” tegas warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SPBU Cabalu, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, dan Polda Sulsel masih dalam upaya konfirmasi terkait aktivitas pengambilan BBM subsidi yang melibatkan nama-nama tersebut.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 16 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Pantaun lansung

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus
Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan
Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal
Berita ini 293 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 19:55 WITA

Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Kamis, 17 September 2026 - 15:50 WITA

Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan

Kamis, 17 September 2026 - 13:26 WITA

Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WITA

Kapolres Bulukumba Lantik Kompol H. Haedar Muis sebagai Kapolsek Gantarang

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA