Disdik Bone Ambil Langkah Tegas Jelang Akhir Tahun Ajaran

 

Di balik imbauan penundaan study tour dan rekreasi, ternyata ada beberapa pertimbangan penting yang menjadi perhatian pemerintah daerah.

Bone, DNID.co.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Bone menginstruksikan seluruh sekolah mulai dari TK, SD, SMP, SKB hingga PKBM untuk sementara waktu menunda kegiatan study tour, rekreasi, maupun perjalanan akhir tahun pelajaran.

Kebijakan ini diambil menyusul meningkatnya curah hujan yang terjadi di sejumlah wilayah Bone dan berpotensi menimbulkan berbagai risiko keselamatan.

Instruksi tersebut tertuang dalam surat resmi Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Nomor 336/2026/DP tertanggal (29/5/2026) Jumat yang ditandatangani oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Bone, Edy Saputra Syam, S.STP., M.Si.

Dalam surat itu dijelaskan, kondisi cuaca yang masih ekstrem dikhawatirkan dapat memicu genangan air, banjir, longsor, hingga gangguan keselamatan dan kesehatan yang dapat membahayakan peserta didik maupun tenaga pendidik saat melakukan perjalanan atau kegiatan di luar sekolah.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Bone, Edy Saputra Syam, mengatakan keselamatan siswa menjadi pertimbangan utama sehingga seluruh satuan pendidikan diminta lebih berhati-hati dalam menyusun agenda akhir tahun pelajaran.

“Kami mengimbau seluruh sekolah untuk menunda dulu kegiatan rekreasi, study tour maupun bentuk perjalanan lainnya, terutama yang menuju lokasi yang berpotensi terdampak banjir, longsor atau kondisi lain yang bisa membahayakan keselamatan dan kesehatan siswa,” ujarnya.

Menurut Edy, kebijakan tersebut bersifat antisipatif agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di tengah cuaca yang belum stabil.

Dalam poin pertama surat edaran itu, sekolah diminta menunda rencana rekreasi maupun perjalanan akhir tahun pelajaran, khususnya ke daerah yang memiliki risiko bencana atau kondisi yang dapat mengancam keselamatan peserta didik.

Sementara pada poin kedua dijelaskan bahwa kegiatan wisata, study tour, rekreasi maupun perjalanan lainnya dapat kembali dilaksanakan apabila kondisi cuaca telah dinyatakan aman dan tidak membahayakan siswa maupun pendamping.

“Kalau cuaca sudah benar-benar aman, tentu kegiatan tersebut bisa dipertimbangkan kembali. Yang paling penting saat ini adalah keamanan dan keselamatan anak-anak,” kata Edy.

Tak hanya mempertimbangkan faktor cuaca, Dinas Pendidikan Bone juga melihat adanya keluhan dari sebagian orang tua siswa terkait biaya yang harus dikeluarkan menjelang kegiatan perpisahan maupun rekreasi sekolah.

Karena itu, pihaknya mendorong sekolah untuk lebih mengedepankan kegiatan yang sederhana, bermakna, dan tidak membebani wali murid.

“Selain faktor cuaca, kami juga memperhatikan kondisi masyarakat. Jangan sampai kegiatan akhir tahun justru menjadi beban tambahan bagi orang tua siswa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Edy menegaskan bahwa kebijakan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Bone terkait pelaksanaan kegiatan penamatan siswa.

“Ini juga menindaklanjuti arahan Bapak Bupati Bone agar kegiatan perpisahan atau penamatan dilaksanakan secara sederhana dan cukup di wilayah Kabupaten Bone,” tegasnya.

Melalui surat tersebut, seluruh sekolah diimbau agar pelaksanaan penamatan tetap dilakukan secara khidmat, sederhana dan penuh makna di lingkungan sekolah masing-masing tanpa harus menggelar kegiatan yang berisiko ataupun membutuhkan biaya besar.

Dalam instruksi itu disebutkan bahwa kegiatan penamatan sebaiknya menjadi momentum memberikan kesan dan pesan yang baik bagi para siswa yang akan meninggalkan bangku sekolah, tanpa mengurangi nilai kebersamaan dan rasa syukur atas proses pendidikan yang telah dilalui.

Dengan terbitnya surat tersebut, seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Bone diminta menyesuaikan agenda akhir tahun pelajaran dan mengutamakan keselamatan peserta didik di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah sewaktu-waktu.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 30 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026
KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya
Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WITA

Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Senin, 2 November 2026 - 19:14 WITA

Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:25 WITA

Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya

Senin, 2 November 2026 - 14:29 WITA

Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Selasa, 3 Nov 2026 - 08:28 WITA

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA