Tragedi Apparalang Bulukumba Dinas Pariwisata Disorot, Status Legalitas Dipertanyakan

Makassar,DNID.co.id – Tragedi yang menimbulkan korban jiwa di Kawasan Wisata Pantai Apparalang, dinilai merupakan peristiwa yang sangat memprihatinkan dan tidak dapat dianggap sebagai musibah biasa.

Ketua Rayon FIKOM PMII Komisariat Universitas Handayani Makassar,
Cabang Kota Makassar, Saidina Alief Raja mengatakan,peristiwa ini harus menjadi evaluasi serius terhadap kinerja pengawasan pemerintah daerah, khususnya Dinas Pariwisata yang memiliki tanggung jawab dalam memastikan legalitas dan keselamatan setiap destinasi wisata yang beroperasi.

Menurutnya, apabila benar Pantai Apparalang beroperasi tanpa mengantongi izin yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka terdapat dugaan kuat adanya kelalaian dan pembiaran oleh pihak-pihak yang memiliki kewenangan melakukan pengawasan.

“Dinas Pariwisata tidak boleh hanya berfokus pada promosi destinasi wisata, tetapi juga wajib menjamin keamanan, keselamatan, dan kepastian hukum bagi masyarakat yang berkunjung,”tegasnya.

Ia menambahkan, korban jiwa yang muncul akibat lemahnya pengawasan menjadi bukti bahwa tata kelola sektor pariwisata masih menyimpan banyak persoalan. Pemerintah daerah harus menjelaskan secara terbuka kepada publik mengenai status perizinan Pantai Apparalang, mekanisme pengawasannya, serta alasan objek wisata tersebut dapat beroperasi apabila memang belum memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Berangkat dari permasalahan tersebut,kami mendesak beberapa poin penting untuk menjadi atensi serius :

• Dinas Pariwisata untuk membuka status legalitas Pantai Apparalang secara transparan.
• Pemerintah Kabupaten Bulukumba untuk melakukan audit dan evaluasi terhadap seluruh destinasi wisata yang beroperasi.
• Aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan kelalaian yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
• Pengelola wisata untuk bertanggung jawab atas aspek keselamatan pengunjung.
• Pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pengawasan dan standar keselamatan di seluruh objek wisata.

Lebih lanjut, Saidina mengatakan Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai lemahnya pengawasan dan pembiaran terhadap dugaan pelanggaran perizinan berujung pada hilangnya nyawa manusia. Tragedi ini harus menjadi pelajaran penting agar tidak ada lagi korban berikutnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 8 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Rilis

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus
Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan
Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 19:55 WITA

Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:32 WITA

Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Kamis, 17 September 2026 - 15:50 WITA

Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan

Kamis, 17 September 2026 - 13:26 WITA

Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA