Profil Iqbal Nadjamuddin: Jejak Karier dan Kekayaan Kadisdik Sulsel, Harta Melesat dari Rp293 Juta ke Rp7,84 Miliar
Makassar, dnid.co.id – Perjalanan karier birokrasi Iqbal Nadjamuddin dalam kurun lebih dari satu dekade tak hanya ditandai oleh kenaikan jabatan, tetapi juga pertumbuhan signifikan harta kekayaan yang dilaporkannya melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dipublikasikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Berdasarkan data LHKPN, saat masih menjabat Kepala Bidang (Kabid) Monitoring, Evaluasi, dan Litbang di Kabupaten Maros pada 2013, total harta kekayaan Iqbal tercatat sebesar Rp293.314.786. Sebelas tahun kemudian, saat menjabat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, jumlah tersebut mencapai Rp7.844.659.812.
Iqbal Nadjamuddin sendiri dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan pada 8 Mei 2023. Dalam rentang 2013 hingga 2024, nilai kekayaan yang dilaporkannya bertambah sekitar Rp7,55 miliar atau meningkat lebih dari 26 kali lipat dibandingkan saat awal pelaporan.
Kenaikan kekayaan tersebut berlangsung seiring perjalanan kariernya yang terus menanjak. Pada 2017, ketika menjabat Kepala Bidang Litbang Sosial dan Pemerintahan di Kabupaten Maros, total hartanya sudah mencapai Rp3,99 miliar. Angka tersebut relatif stabil pada 2018 sebelum meningkat menjadi Rp4,39 miliar pada 2019.
Perubahan paling mencolok terlihat pada laporan tahun 2020. Dalam satu periode pelaporan, total kekayaan yang dilaporkan melonjak menjadi Rp8,46 miliar, atau hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp4,39 miliar.
Setelah itu, nilai kekayaan yang dilaporkan konsisten berada di atas Rp8 miliar. Pada 2021 tercatat sebesar Rp8,55 miliar saat menjabat Kepala Bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros. Ketika beralih ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan menduduki jabatan Kepala Biro pada 2022, total hartanya tercatat Rp8,41 miliar.
Karier Iqbal kemudian mencapai posisi yang lebih strategis saat dipercaya memimpin Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Pada periode tersebut, LHKPN mencatat total kekayaannya sebesar Rp8,23 miliar pada 2023 dan Rp7,84 miliar pada 2024.
Meski mengalami penurunan sekitar Rp388,9 juta dibandingkan tahun sebelumnya, total kekayaan yang dilaporkan tetap berada di kisaran Rp7,8 miliar.
A. Tanah dan Bangunan
Total Nilai: Rp7.240.850.000
Tanah dan Bangunan seluas 274 m²/195 m² di Kabupaten Maros — Rp2.000.000.000
Tanah dan Bangunan seluas 63 m²/117 m² di Kabupaten Maros — Rp1.000.000.000
Tanah dan Bangunan seluas 585 m²/410 m² di Kabupaten Maros — Rp3.500.000.000
Tanah seluas 5.343 m² di Kabupaten Pinrang — Rp267.150.000
Tanah seluas 5.343 m² di Kabupaten Pinrang — Rp267.150.000
Tanah seluas 4.131 m² di Kabupaten Pinrang — Rp206.550.000
B. Alat Transportasi dan Mesin
Total Nilai: Rp328.500.000
Mobil Honda Minibus Tahun 2023 (hasil sendiri) — Rp298.000.000
Motor Yamaha BBP/AT Tahun 2023 (hasil sendiri) — Rp30.500.000
C. Harta Bergerak Lainnya
Rp264.500.000
D. Surat Berharga
Rp0
E. Kas dan Setara Kas
Rp10.809.812
F. Harta Lainnya
Rp0
Sub Total Harta: Rp7.844.659.812
G. HUTANG
Rp0
H. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II – III)
Rp7.844.659.812
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Profil Iqbal Nadjamuddin: Jejak Karier dan Kekayaan Kadisdik Sulsel, Harta Melesat dari Rp293 Juta ke Rp7,84 Miliar
SABTU, 13 JUNI 2026
Makassar, dnid.co.id – Perjalanan karier birokrasi Iqbal Nadjamuddin dalam kurun lebih dari satu dekade tak hanya ditandai oleh kenaikan jabatan, tetapi juga pertumbuhan signifikan harta kekayaan yang dilaporkannya melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dipublikasikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Berdasarkan data LHKPN, saat masih menjabat Kepala Bidang (Kabid) Monitoring, Evaluasi, dan Litbang di Kabupaten Maros pada 2013, total harta kekayaan Iqbal tercatat sebesar Rp293.314.786. Sebelas tahun kemudian, saat menjabat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, jumlah tersebut mencapai Rp7.844.659.812.
Iqbal Nadjamuddin sendiri dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan pada 8 Mei 2023. Dalam rentang 2013 hingga 2024, nilai kekayaan yang dilaporkannya bertambah sekitar Rp7,55 miliar atau meningkat lebih dari 26 kali lipat dibandingkan saat awal pelaporan.
Kenaikan kekayaan tersebut berlangsung seiring perjalanan kariernya yang terus menanjak. Pada 2017, ketika menjabat Kepala Bidang Litbang Sosial dan Pemerintahan di Kabupaten Maros, total hartanya sudah mencapai Rp3,99 miliar. Angka tersebut relatif stabil pada 2018 sebelum meningkat menjadi Rp4,39 miliar pada 2019.
Perubahan paling mencolok terlihat pada laporan tahun 2020. Dalam satu periode pelaporan, total kekayaan yang dilaporkan melonjak menjadi Rp8,46 miliar, atau hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp4,39 miliar.
Setelah itu, nilai kekayaan yang dilaporkan konsisten berada di atas Rp8 miliar. Pada 2021 tercatat sebesar Rp8,55 miliar saat menjabat Kepala Bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros. Ketika beralih ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan menduduki jabatan Kepala Biro pada 2022, total hartanya tercatat Rp8,41 miliar.
Karier Iqbal kemudian mencapai posisi yang lebih strategis saat dipercaya memimpin Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Pada periode tersebut, LHKPN mencatat total kekayaannya sebesar Rp8,23 miliar pada 2023 dan Rp7,84 miliar pada 2024.
Meski mengalami penurunan sekitar Rp388,9 juta dibandingkan tahun sebelumnya, total kekayaan yang dilaporkan tetap berada di kisaran Rp7,8 miliar.