2 Bandar Jual Beli Chip di Jeneponto Dikabarkan Bebas Usai Ditangkap Polisi

DNID.co.id, Jeneponto – Dugaan praktik tangkap lepas kembali mencuat di wilayah Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Seorang pria berinisial AR, yang disebut sebagai bandar jual beli chip Toko 88, dikabarkan sempat diamankan oleh seorang oknum anggota kepolisian pada Kamis malam (27/8/2026), namun kemudian disebut telah dilepas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun DNID.co.id, AR diamankan di wilayah Desa Kampala, Kabupaten Jeneponto.

Saat diamankan, AR disebut berkaitan dengan aktivitas jual beli chip dengan nilai sekitar 50 B, yang ditaksir senilai Rp3 juta.

Seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut penangkapan tersebut diduga dilakukan oleh oknum anggota polisi bernama Sumarlin.

“AR diamankan Kamis malam di Desa Kampala, tapi informasinya sudah dilepas,” ungkap sumber kepada DNID.co.id.

Narasumber tersebut juga mengklaim bahwa kejadian serupa bukan kali pertama.

Menurut keterangannya, pada 26 Agustus 2026, oknum tersebut juga disebut melakukan penangkapan Inisial H diduga terlibat dalam aktivitas jual beli chip.

“Saya dengar sebelumnya juga ada yang ditangkap lalu dilepas.

Katanya bandar jual beli chip juga. Diduga ada pembayaran sekitar Rp10 juta, dikonfirmasi ujar sumber.

Hingga kini, DNID.co.id apakah AR dan H sempat dibawa ke kantor kepolisian dan menjalani pemeriksaan secara resmi, dasar penangkapan serta status hukumnya setelah dikabarkan dilepas.

DNID.co.id masih berupaya meminta klarifikasi dan hak jawab kepada Sumarlin serta pihak kepolisian terkait di Jeneponto guna memastikan kronologi penangkapan, status hukum AR, dan menanggapi tudingan mengenai dugaan praktik tangkap lepas maupun penerimaan uang.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 29 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Abhu.SH

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir.Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Berita ini 261 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA