Dipulangkan Saat Mengaku Masih Kesakitan, Pasien Kecewa Pelayanan RS Unhas Makassar

DNID.co.id, Makassar – Pelayanan Rumah Sakit Universitas Hasanuddin (RS unhas) Makassar kembali mendapat sorotan.

Seorang pasien bernama Yakobus (56), yang berprofesi sebagai pengacara di Makassar, mengaku kecewa setelah tidak mendapatkan pelayanan rawat inap sebagaimana yang diharapkannya, Senin (31/8/2026).

Yakobus mengaku datang ke RS Unhas dalam kondisi mengalami sakit pada bagian perut keram.

Karena merasa kondisinya membutuhkan penanganan lebih lanjut, ia berharap dapat menjalani rawat inap untuk mendapatkan perawatan dan pemantauan medis.

Namun, menurut pengakuan Yakobus, pihak rumah sakit menyampaikan bahwa kondisinya dinilai telah membaik dan tidak memerlukan rawat inap.

Ia pun mengaku diminta pulang.

Yakobus menyayangkan keputusan tersebut karena dirinya masih merasakan sakit dan merasa membutuhkan perawatan lebih lanjut.

“Saya datang karena sakit dan berharap bisa dirawat.

Tetapi saya justru dinilai sudah membaik dan tidak perlu rawat inap,” ungkap Yakobus.

Merasa kondisi kesehatannya masih membutuhkan penanganan, Yakobus kemudian memilih mendatangi rumah sakit lain di Makassar.

Menurut keterangannya, pada hari yang sama ia akhirnya mendapatkan penanganan dan menjalani rawat inap di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Perbedaan penanganan tersebut membuat Yakobus mempertanyakan pelayanan yang diterimanya sebelumnya di RS Unhas.

Ia berharap manajemen RS Unhas melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya terhadap pasien yang datang dengan keluhan sakit dan membutuhkan pemeriksaan serta penanganan medis.

Yakobus menilai setiap pasien semestinya mendapatkan penjelasan yang jelas mengenai hasil pemeriksaan, kondisi kesehatan, serta alasan medis apabila dokter memutuskan pasien tidak memerlukan rawat inap.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak RS Unhas Makassar belum memberikan keterangan terkait keluhan Yakobus.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 31 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Umar

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita: Wawancara Korban

Penanggung Jawab: Ir.Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung
Kasus BBM Belitung Memanas, Polisi Akhirnya Buka Suara
Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah
Polisi Hadir di Rumah Ibadah, Ini Pesan Kapolsek Tempilang kepada Jemaat
Dampak Video Viral Dugaan Penolakaan Pasien, Petugas Keamanan RSUD La Palaloi Dikeluarkan
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WITA

Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung

Minggu, 1 November 2026 - 19:23 WITA

Kasus BBM Belitung Memanas, Polisi Akhirnya Buka Suara

Minggu, 1 November 2026 - 17:02 WITA

Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah

Minggu, 1 November 2026 - 14:53 WITA

Polisi Hadir di Rumah Ibadah, Ini Pesan Kapolsek Tempilang kepada Jemaat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:08 WITA

Dampak Video Viral Dugaan Penolakaan Pasien, Petugas Keamanan RSUD La Palaloi Dikeluarkan

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA