Seluruh SPPG di Jeneponto, Diduga Beroperasi Tanpa Sertifikat Laik Operasi

Jeneponto,DNID.co.id — Seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Kabupaten JENEPONTO, Sulawesi Selatan, diduga belum memiliki Sertifikat Laik Operasi (SLO).

Dugaan tersebut disampaikan Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jeneponto, Amiruddin.

Amiruddin mengatakan, SLO merupakan salah satu persyaratan yang wajib dipenuhi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan peraturan menteri terkait.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada pengelola SPPG yang datang berkoordinasi dengan DLH Jeneponto terkait pemenuhan persyaratan lingkungan maupun SLO.

“Itu wajib sesuai undang-undang dan Permen. Selama ada imbauan, tidak pernah ada SPPG satu pun yang datang koordinasi ke Dinas Lingkungan Hidup,” ungkap Amiruddin saat ditemui di salah satu warung makan di Lapangan Passamaturukang Jeneponto, Kamis (10/9/2026).

Ia menegaskan, koordinasi dengan DLH diperlukan agar setiap SPPG yang beroperasi di Jeneponto memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah, termasuk aspek lingkungan dan kelayakan operasional.

Menurutnya, DLH Jeneponto perlu dilibatkan dalam proses pemenuhan persyaratan tersebut agar kegiatan operasional SPPG berjalan sesuai ketentuan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai jumlah SPPG yang beroperasi di Jeneponto maupun status masing-masing SPPG terkait kepemilikan SLO.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 10 September 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Rilis

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027
Momentum Besar PJS di Batam! Menko Zulkifli Hasan Tiba, Besok Resmi Buka Rakernas III
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Aliansi Mahasiswa Pemuda Demo DLH, Dugaan Pelanggaran Lingkungan Limbah MBG Tamanroya
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:52 WITA

Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027

Selasa, 3 November 2026 - 19:13 WITA

Momentum Besar PJS di Batam! Menko Zulkifli Hasan Tiba, Besok Resmi Buka Rakernas III

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:16 WITA

Aliansi Mahasiswa Pemuda Demo DLH, Dugaan Pelanggaran Lingkungan Limbah MBG Tamanroya

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WITA

Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung

Berita Terbaru