Kasat Reskrim Polres Bantaeng Bantah Isu Setoran Tambang Galian C Rp2 Juta per Bulan

Bantaeng,DNID.co.id — Kasat Reskrim Polres Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, AKP Andi Aldiansyah, membantah adanya dugaan setoran bulanan dari pelaku usaha tambang galian C kepada oknum anggota Polres Bantaeng untuk memperlancar aktivitas pertambangan.

Bantahan tersebut disampaikan AKP Andi Aldiansyah menyusul munculnya informasi dari seorang sopir truk berinisial S yang mengaku mengetahui adanya dugaan setoran sebesar Rp2 juta per bulan kepada oknum Kanit di Polres Bantaeng.

Sebelumnya, S menyebut aktivitas tambang galian C yang berada di kawasan Desa Biang Loe, Kecamatan Pa’jukukang, Bantaeng, telah berlangsung sekitar tiga bulan.

Menurut S, informasi mengenai dugaan setoran tersebut diketahuinya dari bos tambang berinisial SU. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa anggota polisi yang disebut menerima uang tersebut.

Menanggapi informasi itu, AKP Andi Aldiansyah menegaskan bahwa sejak dirinya menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Bantaeng, dirinya tidak pernah mengetahui adanya aktivitas setoran bulanan dari pelaku usaha tambang galian C kepada pihak kepolisian.

“Semenjak saya menjabat sebagai Kasat Reskrim, saya tidak tahu mengenai adanya setoran per bulan,” tegas AKP Andi Aldiansyah, Senin (13/9/2026).

Ia juga memastikan bahwa informasi mengenai dugaan setoran tersebut tidak pernah disampaikan dalam pelaksanaan tugas di jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Bantaeng.

Menurutnya, termasuk para Kanit di bawah jajarannya, tidak pernah ada laporan maupun pengetahuan mengenai adanya praktik setoran dari pelaku usaha tambang kepada anggota kepolisian.

“Begitu juga dengan Kanit, tidak pernah ada kasus setoran,” ujarnya.

AKP Andi Aldiansyah menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah melakukan ataupun membenarkan adanya praktik pemberian uang kepada oknum anggota kepolisian sebagai imbalan untuk membiarkan aktivitas tambang galian C.

“Jadi tidak ada aktivitas setoran yang dilakukan oleh para pelaku usaha tambang galian C ke Polres Bantaeng,” tegasnya.

Ia menambahkan, apabila memang terdapat informasi mengenai dugaan setoran kepada oknum anggota kepolisian, informasi tersebut harus disertai bukti dan dapat ditelusuri agar persoalannya menjadi terang.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan dari jajaran Satuan Reskrim Polres Bantaeng bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya praktik setoran bulanan sebagaimana informasi yang beredar.

Sebelumnya, S kepada DNID.CO.ID, Senin (14/9/2026), mengaku mendengar adanya setoran sekitar Rp2 juta setiap bulan. Namun, S juga menegaskan dirinya tidak pernah secara langsung menyerahkan uang tersebut kepada polisi.

“Saya tidak pernah pergi menyetor uang, tapi karena saya cuma sopir mobil, biasaka ambil material di tambang itu. Biasa saya dengar dari bosku,” kata S.

Hingga kini, dugaan tersebut masih sebatas klaim yang disampaikan oleh sumber dan telah dibantah oleh Kasat Reskrim Polres Bantaeng. Tidak terdapat keterangan mengenai identitas oknum polisi yang disebut menerima setoran maupun bukti penyerahan uang sebagaimana yang dituduhkan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 14 September 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh. Akbar Razak

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran
Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan
Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi
46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan
Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT
Terekam dan Tertangkap, Pria Diduga Asusila di Tempat Umum Diamankan Polisi
Dana BPJS Nakes Diduga Mengendap di RSUD Syekh Yusuf, Kejari Gowa Turun Telusuri Jejaknya
PNS Laporkan Dugaan Pengeroyokan ke Polda Sulsel, Sebut Aiptu Susanto dan Sejumlah Anggota Terlibat
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 23:06 WITA

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 September 2026 - 22:31 WITA

Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WITA

Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 18:50 WITA

46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan

Kamis, 17 September 2026 - 18:30 WITA

Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT

Kamis, 17 September 2026 - 16:55 WITA

Terekam dan Tertangkap, Pria Diduga Asusila di Tempat Umum Diamankan Polisi

Kamis, 17 September 2026 - 16:42 WITA

Dana BPJS Nakes Diduga Mengendap di RSUD Syekh Yusuf, Kejari Gowa Turun Telusuri Jejaknya

Kamis, 17 September 2026 - 16:34 WITA

PNS Laporkan Dugaan Pengeroyokan ke Polda Sulsel, Sebut Aiptu Susanto dan Sejumlah Anggota Terlibat

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA