Orang Tua Diajak Wamenkes Dante Olahraga Bareng Anak, Ubah Paradigma ke Preventif
Jakarta, DNID.co.id —Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengajak para orang tua untuk berolahraga dan beraktivitas fisik bersama anak-anak untuk meningkatkan kesehatan.
“Saya mengajak orang tua sekalian untuk menjaga kesehatan anak-anak. Bonding mengenai kesehatan, komunikasi supaya anak mau curhat, itu faktor penting pendekatan kesehatan di keluarga,” ujar Wamenkes.
Hal ini disebabkan karena kurangnya aktivitas fisik, kurangnya waktu tidur, serta tingginya asupan gula, garam serta lemak. Dante memberi contoh, angka harapan hidup di Singapura mencapai 83 tahun, Jepang 84 tahun, Hong Kong 85 tahun, sementara di Indonesia hanya mencapai 71 tahun.
“Kesehatan untuk masyarakat Indonesia tidak hanya ngobatin sakit, tetapi menjaga supaya tetap optimal dan sehat. Paradigma kesehatan harus diubah dari yang kuratif menjadi yang preventif dan propertif,” ujar Dante.
Lebih lanjut, Dante berpesan kepada orang tua agar tak hanya memperhatikan nilai akademik anak-anak. Ia menegaskan, perhatian orang tua juga perlu tertuju pada fisik dan mental anak serta menciptakan ruang agar mereka bisa tumbuh sehat.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Orang Tua Diajak Wamenkes Dante Olahraga Bareng Anak, Ubah Paradigma ke Preventif
SABTU, 30 MEI 2026
Jakarta, DNID.co.id --Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengajak para orang tua untuk berolahraga dan beraktivitas fisik bersama anak-anak untuk meningkatkan kesehatan.
“Saya mengajak orang tua sekalian untuk menjaga kesehatan anak-anak. Bonding mengenai kesehatan, komunikasi supaya anak mau curhat, itu faktor penting pendekatan kesehatan di keluarga,” ujar Wamenkes.
Hal ini disebabkan karena kurangnya aktivitas fisik, kurangnya waktu tidur, serta tingginya asupan gula, garam serta lemak. Dante memberi contoh, angka harapan hidup di Singapura mencapai 83 tahun, Jepang 84 tahun, Hong Kong 85 tahun, sementara di Indonesia hanya mencapai 71 tahun.
“Kesehatan untuk masyarakat Indonesia tidak hanya ngobatin sakit, tetapi menjaga supaya tetap optimal dan sehat. Paradigma kesehatan harus diubah dari yang kuratif menjadi yang preventif dan propertif,” ujar Dante.
Lebih lanjut, Dante berpesan kepada orang tua agar tak hanya memperhatikan nilai akademik anak-anak. Ia menegaskan, perhatian orang tua juga perlu tertuju pada fisik dan mental anak serta menciptakan ruang agar mereka bisa tumbuh sehat.