Wakil Presiden Republik Indonesia Mengunjungi Siswa Yang Keracunan MBG di Karo
Ket foto : wakil presiden gibran bersama gubernur sumut bobby nasution saat berada di rs efarina.(Ist)
Tanah Karo DNID.co.id – Wakil presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, tiba di Rumah Sakit Umum (RSU) Efarina, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Jumat (11/9/2026) sekira jam 10:00 wib yang sesuai jadwal seharusnya mengunjungi kediaman Agnesia br Silitonga yang berada di Berastagi mengalihkan kunjungannya ke rumah sakit efarina dikarnakan Agnesia di rawat di rumah sakit tersebut dan jam (11:00) melanjutkan mengunjungi pasien bernama Feby br Purba yang berada di RSU Amanda berastagi.
Kedatangan Wapres Gibran untuk menjenguk anak-anak yang tengah menjalani perawatan setelah mengalami gangguan kesehatan dalam insiden yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) beberapa minggu yang lalu.
Kehadiran orang nomor dua di Indonesia tersebut mendapat perhatian dari masyarakat karo dan pihak rumah sakit. Wapres Gibran melihat langsung kondisi para pasien sekaligus memastikan pelayanan dan penanganan kesehatan terhadap korban berjalan dengan baik.
Saat memberikan keterangan kepada awak media, Gibran mengatakan kedatangannya ke RSU Efarina dan RSU Amanda untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi anak-anak korban berjalan optimal.
“Saya hadir di sini untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada anak-anak korban keracunan berjalan dengan baik, agar anak-anak tersebut secepatnya sembuh dan bisa kembali sekolah serta beraktivitas seperti biasa,” ujar Gibran.
Gibran juga melihat secara langsung kondisi para pasien yang sedang mendapatkan perawatan di RSU Efarina dan RSU Amanda. Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi kesehatan anak-anak yang terdampak insiden terkait pelaksanaan program MBG.
Pemerintah memastikan penanganan kesehatan terhadap para korban menjadi perhatian utama agar seluruh pasien dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas seperti sediakala.
Dan melanjutkan mengunjungi korban lainnya di rumah sakit Amanda berastagi.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Wakil Presiden Republik Indonesia Mengunjungi Siswa Yang Keracunan MBG di Karo
JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026
Tanah Karo DNID.co.id - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, tiba di Rumah Sakit Umum (RSU) Efarina, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Jumat (11/9/2026) sekira jam 10:00 wib yang sesuai jadwal seharusnya mengunjungi kediaman Agnesia br Silitonga yang berada di Berastagi mengalihkan kunjungannya ke rumah sakit efarina dikarnakan Agnesia di rawat di rumah sakit tersebut dan jam (11:00) melanjutkan mengunjungi pasien bernama Feby br Purba yang berada di RSU Amanda berastagi.
Kedatangan Wapres Gibran untuk menjenguk anak-anak yang tengah menjalani perawatan setelah mengalami gangguan kesehatan dalam insiden yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) beberapa minggu yang lalu.
Kehadiran orang nomor dua di Indonesia tersebut mendapat perhatian dari masyarakat karo dan pihak rumah sakit. Wapres Gibran melihat langsung kondisi para pasien sekaligus memastikan pelayanan dan penanganan kesehatan terhadap korban berjalan dengan baik.
Saat memberikan keterangan kepada awak media, Gibran mengatakan kedatangannya ke RSU Efarina dan RSU Amanda untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi anak-anak korban berjalan optimal.
“Saya hadir di sini untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada anak-anak korban keracunan berjalan dengan baik, agar anak-anak tersebut secepatnya sembuh dan bisa kembali sekolah serta beraktivitas seperti biasa,” ujar Gibran.
Gibran juga melihat secara langsung kondisi para pasien yang sedang mendapatkan perawatan di RSU Efarina dan RSU Amanda. Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi kesehatan anak-anak yang terdampak insiden terkait pelaksanaan program MBG.
Pemerintah memastikan penanganan kesehatan terhadap para korban menjadi perhatian utama agar seluruh pasien dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas seperti sediakala.
Dan melanjutkan mengunjungi korban lainnya di rumah sakit Amanda berastagi.