BMM Salurkan 50 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Maros
BMM Salurkan 50 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Maros
Makassar, DNID.co.id– Baitulmaal Muamalat (BMM) menyalurkan bantuan 50 ribu liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di Dusun Cambayya, Desa Minasaupa, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.Kamis (3/9/2026).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian BMM terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih akibat kekeringan yang telah berlangsung sejak Juni 2026.
Kondisi kekeringan membuat 209 kk warga Dusun Cambayya harus membeli air dari luar wilayah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Situasi tersebut tentu menambah beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga.
Kepala Dusun Cambayya Pak Khaerul menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BMM atas bantuan air bersih yang diberikan kepada warganya.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BMM atas bantuan air bersih ini. Bantuan ini sangat membantu warga kami dan tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kepala Regional Office BMM Nugrah Yatna Utama menyampaikan bahwa bantuan air bersih tersebut merupakan amanah dari para donatur BMM yang dialokasikan untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan, khususnya warga Dusun Cambayya.
“Bantuan ini merupakan amanah dari para donatur BMM yang kami salurkan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami berharap bantuan air bersih ini dapat meringankan beban warga dan memenuhi kebutuhan mereka, terutama untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.
Penyaluran air bersih ini merupakan bagian dari Program El Nino Survival BMM, sebuah upaya untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan dan krisis air bersih.
Melalui program tersebut, BMM mengajak masyarakat untuk turut mengambil bagian dalam membantu saudara-saudara yang terdampak kekeringan.
“BMM mengajak Bapak/Ibu untuk turut berkontribusi melalui donasi. Setiap dukungan yang diberikan akan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan manfaat dan membantu masyarakat yang membutuhkan akses air bersih,” tutupnya.
BMM berharap kolaborasi dan dukungan para donatur dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat terdampak kekeringan yang dapat terbantu.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
BMM Salurkan 50 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Maros
JUMAT, 4 SEPTEMBER 2026
BMM Salurkan 50 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Maros
Makassar, DNID.co.id-- Baitulmaal Muamalat (BMM) menyalurkan bantuan 50 ribu liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di Dusun Cambayya, Desa Minasaupa, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.Kamis (3/9/2026).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian BMM terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih akibat kekeringan yang telah berlangsung sejak Juni 2026.
Kondisi kekeringan membuat 209 kk warga Dusun Cambayya harus membeli air dari luar wilayah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Situasi tersebut tentu menambah beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga.
Kepala Dusun Cambayya Pak Khaerul menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BMM atas bantuan air bersih yang diberikan kepada warganya.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BMM atas bantuan air bersih ini. Bantuan ini sangat membantu warga kami dan tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kepala Regional Office BMM Nugrah Yatna Utama menyampaikan bahwa bantuan air bersih tersebut merupakan amanah dari para donatur BMM yang dialokasikan untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan, khususnya warga Dusun Cambayya.
“Bantuan ini merupakan amanah dari para donatur BMM yang kami salurkan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami berharap bantuan air bersih ini dapat meringankan beban warga dan memenuhi kebutuhan mereka, terutama untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.
Penyaluran air bersih ini merupakan bagian dari Program El Nino Survival BMM, sebuah upaya untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan dan krisis air bersih.
Melalui program tersebut, BMM mengajak masyarakat untuk turut mengambil bagian dalam membantu saudara-saudara yang terdampak kekeringan.
“BMM mengajak Bapak/Ibu untuk turut berkontribusi melalui donasi. Setiap dukungan yang diberikan akan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan manfaat dan membantu masyarakat yang membutuhkan akses air bersih,” tutupnya.
BMM berharap kolaborasi dan dukungan para donatur dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat terdampak kekeringan yang dapat terbantu.