Pemadaman PLN Bergilir Dimakassar, Seorang Warga Lembo “Sessajaki” Bayar Tagihan Tiap Bulan
DNID.CO.ID-MAKASSAR-SULSEL Seorang warga Kelurahan lembo Kecamatan Tallo, sangat Kesal dengan pelayanan PLN Sulselbar usai 2 jam sudah pemadaman lampu di malam hari belum juga tuntas untuk di nyalakan.
Hal senada ini sampaikan seorang lembo merasa sangat terganggu pemadaman lampu pak terhambat semua apalagi jam tidur mau istirahat mati lampu lagi,
Sementara di rumah, mana lagi keluhan anak-anak juga terganggu akibat kepanasan dan bangun menangis minta di nyalakan.” ucap salah seorang warga lembo, Sabtu, (21/10).
Suasan Gelap Gulita Akibat Mati Lampu di kelurahan Lembo
Ia tunggu hingga sekarang PLN belum bisa menuntaskan solusinya, saya juga sudah cari nomor pengaduan PLN namun belum ada balasan sampai sekarang, seharusnya PLN harus siap siaga 24 jam untuk layani keluhan masyarakat.
Jelas sangat keluhkan kami terhadap PLN belum bisa nyalakan Kembali dengan pemadaman lampu sampai saat ini tunggu menyala kembali. kata seorang ibu, 3 anak ini katakan (Sessajaki bayar tagihan lampu ) setiap bulan nya baru tidak dinikmati, Jelas nya.
Sementara itu, PLN Sulselrabar menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat atas pemadaman bergilir tersebut.
PLN menjelaskan, pemadaman terjadi akibat kemarau berkepanjangan yang menyebabkan air sebagai bahan baku dibeberapa PLTA miliknya mengalami penurunan.
“Kami memohon maaf kepada bapak ibu atas ketidaknyamanan ini. Hal ini pengaruh dari kemarau berkepanjangan.” Pesan Tulis PLN.
“Mohon doanya agar segera turun hujan untuk membantu pasokan listrik.” lanjutnya.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Pemadaman PLN Bergilir Dimakassar, Seorang Warga Lembo "Sessajaki" Bayar Tagihan Tiap Bulan
MINGGU, 22 OKTOBER 2023
DNID.CO.ID-MAKASSAR-SULSEL Seorang warga Kelurahan lembo Kecamatan Tallo, sangat Kesal dengan pelayanan PLN Sulselbar usai 2 jam sudah pemadaman lampu di malam hari belum juga tuntas untuk di nyalakan.
Hal senada ini sampaikan seorang lembo merasa sangat terganggu pemadaman lampu pak terhambat semua apalagi jam tidur mau istirahat mati lampu lagi,
Sementara di rumah, mana lagi keluhan anak-anak juga terganggu akibat kepanasan dan bangun menangis minta di nyalakan.” ucap salah seorang warga lembo, Sabtu, (21/10).
Ia tunggu hingga sekarang PLN belum bisa menuntaskan solusinya, saya juga sudah cari nomor pengaduan PLN namun belum ada balasan sampai sekarang, seharusnya PLN harus siap siaga 24 jam untuk layani keluhan masyarakat.
Jelas sangat keluhkan kami terhadap PLN belum bisa nyalakan Kembali dengan pemadaman lampu sampai saat ini tunggu menyala kembali. kata seorang ibu, 3 anak ini katakan (Sessajaki bayar tagihan lampu ) setiap bulan nya baru tidak dinikmati, Jelas nya.
Sementara itu, PLN Sulselrabar menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat atas pemadaman bergilir tersebut.
PLN menjelaskan, pemadaman terjadi akibat kemarau berkepanjangan yang menyebabkan air sebagai bahan baku dibeberapa PLTA miliknya mengalami penurunan.
“Kami memohon maaf kepada bapak ibu atas ketidaknyamanan ini. Hal ini pengaruh dari kemarau berkepanjangan.” Pesan Tulis PLN.
“Mohon doanya agar segera turun hujan untuk membantu pasokan listrik.” lanjutnya.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.