100 Hari Pemerintahan MULIA Hadirkan Sistem UHC Prioritas, Aliyah Mustika Ilham : Warga Makassar Dapat Manfaat.

 

 

Dnid.co.id , Makassar – Dalam rangkaian 100 hari kerja Pemerintahan Munafri-Aliyah (Mulia) Pemerintah Kota Makassar resmi mengaktifkan Sistem Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.

Kebijakan ini bukan sekadar capaian administratif melainkan sebuah persembahan nyata bagi masyarakat kurang mampu yang selama ini kerap menghadapi kendala dalam akses layanan kesehatan.

Sistem UHC Prioritas menjadi simbol keberpihakan pada rakyat kecil.

Kini, warga Makassar yang didaftarkan oleh Pemkot Makassar sebagai peserta Jaminan Kesehatan dapat langsung aktif dan langsung menggunakan layanan kesehatan tanpa masa tunggu.

Ini menjadi angin segar bagi warga kurang mampu yang sering kali harus menunggu lama bahkan menunda berobat karena keterbatasan sistem sebelumnya.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah yang sesungguhnya.

“Kami tidak ingin ada satu pun warga yang tertinggal dari perlindungan kesehatan. Program ini adalah jembatan harapan, terutama bagi masyarakat kurang mampu. Pemerintah hadir dan kami pastikan kesehatan menjadi hak yang benar-benar bisa dirasakan semua orang,” ujarnya, Senin (2/07/2025).

Selain itu disampaikan pula Kriteria dan Posisi Kota Makassar dalam Peta UHC Prioritas.

Untuk meraih predikat UHC Prioritas, sebuah daerah harus memenuhi dua kriteria utama yakni cakupan peserta minimal 98 persen dan tingkat keaktifan peserta minimal 80 persen.

Kota Makassar telah memenuhi kedua kriteria tersebut dan kini termasuk dalam 19 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan yang sudah mencapai status UHC Prioritas dari total 24 kabupaten/kota.

Masih terdapat 5 kabupaten yang belum mencapai status ini.

Daerah yang sudah UHC Prioritas diberikan keistimewaan yakni pendaftaran peserta yang langsung aktif sehingga dapat langsung digunakan saat dibutuhkan untuk berobat.

Sedangkan untuk daerah yang belum UHC Prioritas peserta yang didaftarkan oleh pemerintah daerah baru bisa aktif mulai tanggal 1 bulan berikutnya sehingga ada masa tunggu yang berpotensi menghambat akses cepat terhadap layanan kesehatan.

Ada banyak manfaat Sistem UHC Prioritas bagi Warga Makassar diantaranya, peserta langsung bisa menggunakan layanan kesehatan saat itu juga setelah didaftarkan.

“Jadi layanan gratis di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun rujukan sesuai ketentuan BPJS. Perlindungan Menyeluruh: Menjamin kelompok rentan dan masyarakat berpenghasilan rendah,” ungkapnya.

Selain itu, mendorong layanan kesehatan yang lebih mudah berkontribusi langsung pada kualitas hidup dan produktivitas warga.

Aliyah Mustika Ilham mengajak seluruh warga untuk segera mendaftarkan diri melalui kelurahan, puskesmas, atau kanal resmi UHC yang telah disediakan.

“Hari ini, kita memperlihatkan bahwa program kesehatan bukan hanya slogan, tapi benar-benar hadir dan berpihak. Ini persembahan kami untuk Makassar yang lebih sehat dan berkeadilan,” tuturnya.

Dengan kolaborasi erat bersama BPJS Kesehatan, Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk menjaga kesinambungan program ini demi memastikan semua warga tanpa terkecuali, berhak atas perlindungan kesehatan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 2 Juni 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Admin

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Rilis Pemkot Makassar

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus
Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan
Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 19:55 WITA

Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:32 WITA

Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Kamis, 17 September 2026 - 15:50 WITA

Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan

Kamis, 17 September 2026 - 13:26 WITA

Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA