Bone Bakal Punya Pelabuhan Raksasa di Tonra, Siap Dongkrak Ekonomi Daerah
Bone, Dnid.co.id –Pemerintah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, akan segera membahas rencana pembangunan sebuah pelabuhan umum di Kecamatan Tonra.
Agenda penting ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 24 September 2025, di Kantor Bupati Bone, Jl. Ahmad Yani, Kota Watampone.
Diungkapkan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, Undangan resmi telah disebarkan kepada sejumlah pejabat tinggi, kepala dinas, serta pihak terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone.
Kehadiran mereka dinilai penting untuk mendiskusikan secara menyeluruh usulan pembangunan pelabuhan yang diajukan pihak swasta.
Bupati Bone, Andi Asman, menegaskan bahwa pembahasan ini merupakan tindak lanjut atas surat permohonan dari PT AAS Gemilang Mandiri. Perusahaan tersebut berencana membangun pelabuhan umum di Desa Bonepute, Kecamatan Tonra.
“Pemkab akan membahas dan menindaklanjuti surat permohonan dari PT AAS Gemilang Mandiri yang meminta persetujuan untuk membangun pelabuhan umum di Desa Bonepute, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone,” ungkap Bupati Andi Asman, Selasa (23/9/2025).
Pemerintah daerah menilai, pembangunan pelabuhan ini dapat membawa dampak signifikan bagi Kabupaten Bone, khususnya dalam sektor transportasi laut.
Dengan adanya pelabuhan umum, distribusi barang dan mobilitas masyarakat diharapkan lebih lancar.
Tak hanya itu, pelabuhan juga diproyeksikan mampu menjadi motor penggerak perekonomian lokal. Masyarakat sekitar Kecamatan Tonra diprediksi akan merasakan multiplier effect, mulai dari terbukanya lapangan kerja baru, tumbuhnya aktivitas perdagangan, hingga meningkatnya investasi sektor pendukung.
Menurut informasi awal, pelabuhan umum di Tonra akan dilengkapi dengan fasilitas terminal umum serta sarana pendukung lain yang memenuhi standar pelayanan transportasi laut.
Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan bongkar muat, sekaligus memperluas akses wilayah Bone dengan daerah lain di Sulawesi Selatan maupun luar provinsi.
Meski penuh harapan, pembangunan pelabuhan juga tidak lepas dari sejumlah tantangan. Pemerintah daerah bersama DPRD nantinya harus mengkaji aspek perizinan, lingkungan, tata ruang, serta dampak sosial ekonomi agar proyek ini tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Pemkab Bone berharap rapat pembahasan pada Rabu mendatang dapat menghasilkan keputusan yang positif.
Kembali Bupati Andi Asman menegaskan, pemerintah daerah akan tetap berhati-hati dan mempertimbangkan seluruh aspek sebelum memberikan lampu hijau atas rencana ini.
“Pembangunan pelabuhan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut masa depan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Bone. Maka, setiap tahap harus melalui kajian yang matang,” tambahnya.
PT AAS Gemilang Mandiri, sebagai pihak pengusul, masih menunggu hasil rapat resmi yang akan menentukan arah pembangunan.
Jika rencana ini mendapat persetujuan, maka Tonra berpotensi menjadi salah satu titik vital transportasi laut di Sulawesi Selatan.
Dengan adanya pelabuhan umum di Tonra, Kabupaten Bone diharapkan mampu memperkuat jaringan logistik, meningkatkan daya saing ekonomi, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Keputusan yang lahir dari rapat mendatang akan menjadi titik awal penting bagi masa depan sektor maritim Bone, sekaligus menjadi ujian sejauh mana pemerintah daerah mampu mengelola kerjasama dengan pihak swasta demi kepentingan masyarakat luas.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Bone Bakal Punya Pelabuhan Raksasa di Tonra, Siap Dongkrak Ekonomi Daerah
SELASA, 23 SEPTEMBER 2025
Bone, Dnid.co.id –Pemerintah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, akan segera membahas rencana pembangunan sebuah pelabuhan umum di Kecamatan Tonra.
Agenda penting ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 24 September 2025, di Kantor Bupati Bone, Jl. Ahmad Yani, Kota Watampone.
Diungkapkan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, Undangan resmi telah disebarkan kepada sejumlah pejabat tinggi, kepala dinas, serta pihak terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone.
Kehadiran mereka dinilai penting untuk mendiskusikan secara menyeluruh usulan pembangunan pelabuhan yang diajukan pihak swasta.
Bupati Bone, Andi Asman, menegaskan bahwa pembahasan ini merupakan tindak lanjut atas surat permohonan dari PT AAS Gemilang Mandiri. Perusahaan tersebut berencana membangun pelabuhan umum di Desa Bonepute, Kecamatan Tonra.
“Pemkab akan membahas dan menindaklanjuti surat permohonan dari PT AAS Gemilang Mandiri yang meminta persetujuan untuk membangun pelabuhan umum di Desa Bonepute, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone,” ungkap Bupati Andi Asman, Selasa (23/9/2025).
Pemerintah daerah menilai, pembangunan pelabuhan ini dapat membawa dampak signifikan bagi Kabupaten Bone, khususnya dalam sektor transportasi laut.
Dengan adanya pelabuhan umum, distribusi barang dan mobilitas masyarakat diharapkan lebih lancar.
Tak hanya itu, pelabuhan juga diproyeksikan mampu menjadi motor penggerak perekonomian lokal. Masyarakat sekitar Kecamatan Tonra diprediksi akan merasakan multiplier effect, mulai dari terbukanya lapangan kerja baru, tumbuhnya aktivitas perdagangan, hingga meningkatnya investasi sektor pendukung.
Menurut informasi awal, pelabuhan umum di Tonra akan dilengkapi dengan fasilitas terminal umum serta sarana pendukung lain yang memenuhi standar pelayanan transportasi laut.
Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan bongkar muat, sekaligus memperluas akses wilayah Bone dengan daerah lain di Sulawesi Selatan maupun luar provinsi.
Meski penuh harapan, pembangunan pelabuhan juga tidak lepas dari sejumlah tantangan. Pemerintah daerah bersama DPRD nantinya harus mengkaji aspek perizinan, lingkungan, tata ruang, serta dampak sosial ekonomi agar proyek ini tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Pemkab Bone berharap rapat pembahasan pada Rabu mendatang dapat menghasilkan keputusan yang positif.
Kembali Bupati Andi Asman menegaskan, pemerintah daerah akan tetap berhati-hati dan mempertimbangkan seluruh aspek sebelum memberikan lampu hijau atas rencana ini.
“Pembangunan pelabuhan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut masa depan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Bone. Maka, setiap tahap harus melalui kajian yang matang,” tambahnya.
PT AAS Gemilang Mandiri, sebagai pihak pengusul, masih menunggu hasil rapat resmi yang akan menentukan arah pembangunan.
Jika rencana ini mendapat persetujuan, maka Tonra berpotensi menjadi salah satu titik vital transportasi laut di Sulawesi Selatan.
Dengan adanya pelabuhan umum di Tonra, Kabupaten Bone diharapkan mampu memperkuat jaringan logistik, meningkatkan daya saing ekonomi, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Keputusan yang lahir dari rapat mendatang akan menjadi titik awal penting bagi masa depan sektor maritim Bone, sekaligus menjadi ujian sejauh mana pemerintah daerah mampu mengelola kerjasama dengan pihak swasta demi kepentingan masyarakat luas.