Pangkep, DNID.co.id — Komisaris Utama PT Semen Tonasa, Andi Rio Idris Padjalangi, melakukan peninjauan langsung program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan di Desa Bara Batu, Kabupaten Pangkep, yang merupakan wilayah Ring 1 operasional perusahaan.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan program TJSL yang selama ini dijalankan dan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa setempat, khususnya di sektor pengembangan usaha masyarakat.
Program TJSL yang dijalankan PT Semen Tonasa di wilayah tersebut meliputi pengembangan UMKM, sektor perikanan, pertanian, hingga penguatan pertanian beras merah yang kini menjadi salah satu prioritas pemberdayaan masyarakat.
Dalam kunjungannya, Andi Rio Idris Padjalangi menegaskan bahwa program TJSL harus benar-benar dikelola secara baik agar memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar perusahaan.
“Tujuan utama peninjauan ini untuk melihat langsung program TJSL yang berhasil dan mungkin nantinya bisa menjadi role model ke depan. Jadi program TJSL harus betul-betul dikelola dengan baik dan benar sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Andi Rio menilai keberhasilan program TJSL tidak hanya diukur dari penyaluran bantuan, tetapi sejauh mana program tersebut mampu meningkatkan ekonomi dan kemandirian warga di wilayah Ring 1 perusahaan.
Menurutnya, pengembangan UMKM menjadi salah satu sektor penting karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan ekonomi masyarakat desa.
Selain itu, sektor perikanan dan pertanian juga dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai sumber penguatan ekonomi lokal.
“Khusus untuk pertanian beras merah, ini punya potensi yang sangat baik dan bisa menjadi unggulan masyarakat desa jika dikelola secara maksimal,” katanya.
Program TJSL yang dijalankan tersebut disebut telah memberikan dampak langsung kepada masyarakat penerima manfaat.
Warga yang mendapatkan bantuan maupun pendampingan usaha mengaku sangat terbantu dengan adanya program perusahaan tersebut.
Selain melakukan peninjauan, Komisaris Utama PT Semen Tonasa juga berdialog dengan masyarakat dan pihak terkait guna mendengar langsung perkembangan program yang telah berjalan di Desa Bara Batu.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat hubungan dengan masyarakat di wilayah Ring 1 sekaligus memastikan program TJSL berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Andi Rio Idris Padjalangi Turun Langsung ke Desa Bara Batu, Program TJSL Semen Tonasa Ini Disebut Bisa Jadi Role Model
SELASA, 19 MEI 2026
Ada Alasan Andi Rio Idris Padjalangi Turun Langsung ke Bara Batu, Program Ini Dinilai Punya Dampak Nyata
Pangkep, DNID.co.id — Komisaris Utama PT Semen Tonasa, Andi Rio Idris Padjalangi, melakukan peninjauan langsung program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan di Desa Bara Batu, Kabupaten Pangkep, yang merupakan wilayah Ring 1 operasional perusahaan.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan program TJSL yang selama ini dijalankan dan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa setempat, khususnya di sektor pengembangan usaha masyarakat.
Program TJSL yang dijalankan PT Semen Tonasa di wilayah tersebut meliputi pengembangan UMKM, sektor perikanan, pertanian, hingga penguatan pertanian beras merah yang kini menjadi salah satu prioritas pemberdayaan masyarakat.
Dalam kunjungannya, Andi Rio Idris Padjalangi menegaskan bahwa program TJSL harus benar-benar dikelola secara baik agar memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar perusahaan.
“Tujuan utama peninjauan ini untuk melihat langsung program TJSL yang berhasil dan mungkin nantinya bisa menjadi role model ke depan. Jadi program TJSL harus betul-betul dikelola dengan baik dan benar sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Andi Rio menilai keberhasilan program TJSL tidak hanya diukur dari penyaluran bantuan, tetapi sejauh mana program tersebut mampu meningkatkan ekonomi dan kemandirian warga di wilayah Ring 1 perusahaan.
Menurutnya, pengembangan UMKM menjadi salah satu sektor penting karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan ekonomi masyarakat desa.
Selain itu, sektor perikanan dan pertanian juga dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai sumber penguatan ekonomi lokal.
“Khusus untuk pertanian beras merah, ini punya potensi yang sangat baik dan bisa menjadi unggulan masyarakat desa jika dikelola secara maksimal,” katanya.
Program TJSL yang dijalankan tersebut disebut telah memberikan dampak langsung kepada masyarakat penerima manfaat.
Warga yang mendapatkan bantuan maupun pendampingan usaha mengaku sangat terbantu dengan adanya program perusahaan tersebut.
Selain melakukan peninjauan, Komisaris Utama PT Semen Tonasa juga berdialog dengan masyarakat dan pihak terkait guna mendengar langsung perkembangan program yang telah berjalan di Desa Bara Batu.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat hubungan dengan masyarakat di wilayah Ring 1 sekaligus memastikan program TJSL berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.