Aktivitas Galian Batu C Diduga Tanpa Izin di Margoyoso Masih Berlangsung

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Tanggamus DNID MEDIALAMPUNG– Hasil pemantauan lapangan Media DNID.co.id pada Rabu, 31 Desember 2025, menemukan adanya aktivitas galian batu C yang diduga belum mengantongi izin resmi di Pekon Margoyoso, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.

Di lokasi, tidak ditemukan papan informasi kegiatan pertambangan maupun dokumen perizinan yang dapat diakses secara terbuka. Berdasarkan keterangan sejumlah pekerja di lapangan, aktivitas penggalian telah berlangsung cukup lama dan hingga saat ini masih berjalan.

Media DNID.co.id belum memperoleh keterangan resmi terkait izin usaha pertambangan maupun izin lingkungan dari pihak pengelola. Seorang warga setempat menyebutkan bahwa galian tersebut diduga dikelola oleh seseorang bernama Acong. Sementara itu, nama Taufik—yang diketahui merupakan anak Kepala Pekon Margoyoso—juga disebut oleh sejumlah pihak, namun hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi resmi terkait keterlibatan yang bersangkutan.

Secara fisik, area penggalian tampak terbuka tanpa pengaman lereng. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko lingkungan, terutama saat musim hujan, seperti longsor dan gangguan terhadap daya serap tanah.

Berdasarkan peraturan perundang-undangan:

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, Pasal 158, mengatur bahwa penambangan tanpa izin dapat dikenai sanksi pidana penjara dan denda.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Pasal 109, mengatur sanksi bagi usaha yang tidak memiliki izin lingkungan.

Media DNID.co.id mendorong instansi berwenang, baik pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum, untuk melakukan pemeriksaan dan klarifikasi guna memastikan kepatuhan hukum serta mencegah potensi dampak lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, DNID.co.id masih berupaya menghubungi pihak pengelola galian, pemerintah pekon, serta dinas terkait untuk memperoleh keterangan resmi. Media ini tetap membuka ruang hak jawab sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (MT)

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 31 Desember 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: MT

Editor: RA

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, Melantik Pengurus PWI Sulawesi Selatan
Belajar dari Bali, MKTI Sulsel Dorong Konservasi Tanah dan Air Berbasis Ekowisata
BPK Sorot Tiga UPTD Disdikbud Lampung, Belanja Rp201,8 Juta diduga Bermasalah
Merayakan 1 Dekade FHQ An-Najm Sulawesi Selatan: Menjaga Cahaya Al-Qur’an, Menumbuhkan Generasi
Inovasi Tiada Henti
Mengapa Kami Memilih Berjuang Bersama PJS?
Awas! Abaikan Hak Jawab, Media Siber Bisa Kena Sanksi Denda Rp500 Juta!
Karaeng Tamamaung: Sosok Spritual dan Ajaran Kehidupan yang Tetap Relevan
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:30 WITA

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, Melantik Pengurus PWI Sulawesi Selatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:17 WITA

Belajar dari Bali, MKTI Sulsel Dorong Konservasi Tanah dan Air Berbasis Ekowisata

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:31 WITA

BPK Sorot Tiga UPTD Disdikbud Lampung, Belanja Rp201,8 Juta diduga Bermasalah

Rabu, 30 September 2026 - 06:05 WITA

Merayakan 1 Dekade FHQ An-Najm Sulawesi Selatan: Menjaga Cahaya Al-Qur’an, Menumbuhkan Generasi

Selasa, 22 September 2026 - 21:39 WITA

Inovasi Tiada Henti

Kamis, 17 September 2026 - 19:01 WITA

Mengapa Kami Memilih Berjuang Bersama PJS?

Jumat, 11 September 2026 - 21:31 WITA

Awas! Abaikan Hak Jawab, Media Siber Bisa Kena Sanksi Denda Rp500 Juta!

Rabu, 9 September 2026 - 15:27 WITA

Karaeng Tamamaung: Sosok Spritual dan Ajaran Kehidupan yang Tetap Relevan

Berita Terbaru