Puskesmas Tompobulu Raih Prestasi Gemilang di Ajang Lomba Serasi FKTP, Harumkan Nama Jeneponto
Jeneponto,dnid.co.id – Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan oleh Puskesmas Tompobulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten JENEPONTO, Sulawesi Selatan. Dalam ajang lomba Serasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), Puskesmas Tompobulu sukses meraih juara dan menjadi satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Jeneponto yang berhasil membawa pulang penghargaan tersebut.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata atas kerja keras, dedikasi, dan kekompakan seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Tompobulu dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meski dengan keterbatasan jumlah sumber daya manusia (SDM).
Kepala Puskesmas Tompobulu, Sudarmi Salawaty, S.ST., mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas capaian tersebut. Ia menyebut penghargaan itu bukan hanya miliknya pribadi, tetapi hasil perjuangan seluruh tim yang selama ini terus bekerja tanpa mengenal lelah.
“Terimakasih semua kru Puskesmas Tompobulu atas kerjasama dan kekompakannya. Dulu puskesmas ta terkenal sedikit-sedikit rujuk. Alhamdulillah sekarang kita sudah membuktikan kalau Puskesmas Tompobulu bisa juara dan menjadi satu-satunya dari Kabupaten Jeneponto,” ujarnya penuh haru.
Sudarmi juga menceritakan perjuangannya saat menghadiri rapat pengumuman lomba tersebut. Dengan kondisi hujan dan pakaian yang basah kuyup, dirinya tetap menghadiri rapat menggunakan sepeda motor demi mengikuti proses penilaian hingga akhir.
“Tadi saya ikut rapat naik motor, basah-basah ikut rapat dengan baju yang masih basah dan kering di badan. Saya bilang di tempat rapat tadi, baju saya warna khaki basah. Dengan penuh percaya diri saya ikut rapat sampai pengumuman di akhir acara. Alhamdulillah air mata karena basah-basah tadi akhirnya berubah jadi air mata bahagia,” tutur Sudarmi.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan alasan untuk tidak memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, semangat dan kekompakan tim menjadi kunci utama keberhasilan Puskesmas Tompobulu.
“Yang biasa itu kalau kinerja tercapai karena tenaga SDM banyak. Tapi yang luar biasa kalau tenaga SDM kurang namun tetap bisa memberikan capaian terbaik,” katanya.
Saat ini, Puskesmas Tompobulu hanya memiliki total sekitar 40 tenaga pelayanan kesehatan yang terdiri dari, PNS sebanyak 8 orang, PPPK sebanyak 7 orang, Pegawai sukarela sebanyak 23 orang dan Dokter Nusantara Sehat sebanyak 2 orang
Jumlah tersebut jauh lebih sedikit dibanding sejumlah puskesmas lain yang bahkan memiliki lebih dari 100 personel.
Meski demikian, pelayanan kesehatan di Puskesmas Tompobulu tetap berjalan maksimal, baik pelayanan dalam gedung maupun luar gedung. Tim kesehatan juga aktif turun langsung menangani berbagai kondisi darurat di wilayah Kecamatan Rumbia.
“Alhamdulillah kami bisa memberikan pembuktian kepada dunia. Contohnya saat kejadian MBG, banjir, longsor, kebakaran dan kejadian lainnya, kami tetap turun memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tambahnya.
Prestasi ini pun menjadi motivasi besar bagi seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Jeneponto agar terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di daerah terpencil dan dengan keterbatasan fasilitas.
Keberhasilan Puskesmas Tompobulu juga membuktikan bahwa semangat pengabdian, solidaritas tim, dan komitmen pelayanan mampu melahirkan prestasi membanggakan meskipun dengan keterbatasan tenaga dan fasilitas.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Puskesmas Tompobulu Raih Prestasi Gemilang di Ajang Lomba Serasi FKTP, Harumkan Nama Jeneponto
SELASA, 12 MEI 2026
Jeneponto,dnid.co.id – Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan oleh Puskesmas Tompobulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Dalam ajang lomba Serasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), Puskesmas Tompobulu sukses meraih juara dan menjadi satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Jeneponto yang berhasil membawa pulang penghargaan tersebut.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata atas kerja keras, dedikasi, dan kekompakan seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Tompobulu dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meski dengan keterbatasan jumlah sumber daya manusia (SDM).
Kepala Puskesmas Tompobulu, Sudarmi Salawaty, S.ST., mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas capaian tersebut. Ia menyebut penghargaan itu bukan hanya miliknya pribadi, tetapi hasil perjuangan seluruh tim yang selama ini terus bekerja tanpa mengenal lelah.
“Terimakasih semua kru Puskesmas Tompobulu atas kerjasama dan kekompakannya. Dulu puskesmas ta terkenal sedikit-sedikit rujuk. Alhamdulillah sekarang kita sudah membuktikan kalau Puskesmas Tompobulu bisa juara dan menjadi satu-satunya dari Kabupaten Jeneponto,” ujarnya penuh haru.
Sudarmi juga menceritakan perjuangannya saat menghadiri rapat pengumuman lomba tersebut. Dengan kondisi hujan dan pakaian yang basah kuyup, dirinya tetap menghadiri rapat menggunakan sepeda motor demi mengikuti proses penilaian hingga akhir.
“Tadi saya ikut rapat naik motor, basah-basah ikut rapat dengan baju yang masih basah dan kering di badan. Saya bilang di tempat rapat tadi, baju saya warna khaki basah. Dengan penuh percaya diri saya ikut rapat sampai pengumuman di akhir acara. Alhamdulillah air mata karena basah-basah tadi akhirnya berubah jadi air mata bahagia,” tutur Sudarmi.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan alasan untuk tidak memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, semangat dan kekompakan tim menjadi kunci utama keberhasilan Puskesmas Tompobulu.
“Yang biasa itu kalau kinerja tercapai karena tenaga SDM banyak. Tapi yang luar biasa kalau tenaga SDM kurang namun tetap bisa memberikan capaian terbaik,” katanya.
Saat ini, Puskesmas Tompobulu hanya memiliki total sekitar 40 tenaga pelayanan kesehatan yang terdiri dari, PNS sebanyak 8 orang, PPPK sebanyak 7 orang, Pegawai sukarela sebanyak 23 orang dan Dokter Nusantara Sehat sebanyak 2 orang
Jumlah tersebut jauh lebih sedikit dibanding sejumlah puskesmas lain yang bahkan memiliki lebih dari 100 personel.
Meski demikian, pelayanan kesehatan di Puskesmas Tompobulu tetap berjalan maksimal, baik pelayanan dalam gedung maupun luar gedung. Tim kesehatan juga aktif turun langsung menangani berbagai kondisi darurat di wilayah Kecamatan Rumbia.
“Alhamdulillah kami bisa memberikan pembuktian kepada dunia. Contohnya saat kejadian MBG, banjir, longsor, kebakaran dan kejadian lainnya, kami tetap turun memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tambahnya.
Prestasi ini pun menjadi motivasi besar bagi seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Jeneponto agar terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di daerah terpencil dan dengan keterbatasan fasilitas.
Keberhasilan Puskesmas Tompobulu juga membuktikan bahwa semangat pengabdian, solidaritas tim, dan komitmen pelayanan mampu melahirkan prestasi membanggakan meskipun dengan keterbatasan tenaga dan fasilitas.